x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Kontroversi HGB di Atas Laut, DPRD Jatim Desak Klarifikasi Pemprov dan BPN

Avatar Redaksi

Headline

Surabaya, Lingkaran.net Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengecam keberadaan Hak Guna Bangunan (HGB) di atas perairan laut yang dinilai melanggar aturan tata ruang dan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Temuan ini disebut berada di Kota Surabaya, namun berdasarkan info lain menyebut berada di wilayah Sedati, Sidoarjo.

“Di atas laut mana pun, kami melihat ini sebagai pelanggaran serius. Putusan MK 85/PUU-XI/2013 jelas-jelas melarang pemanfaatan ruang untuk HGB di atas perairan. Kami akan segera memanggil Pemprov Jatim dan BPN Jatim untuk meminta penjelasan,” tegas Deni saat dihubungi, Selasa (21/1/2025).

Temuan ini pertama kali diungkap oleh akun media sosial X, @thanthowy, yang menunjukkan data dari situs resmi Kementerian ATR/BPN (bhumi.atrbpn.go.id).

Dalam data tersebut, tiga titik koordinat disebutkan berada di kawasan laut: 7.342163°S, 112.844088°E; 7.355131°S, 112.840010°E; dan 7.354179°S, 112.841929°E.

Keberadaan HGB ini langsung memicu kontroversi karena mencederai prinsip perlindungan lingkungan dan tata kelola ruang.

“Kami juga mempertanyakan apakah dokumen Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL) sudah diterbitkan. Jika tidak ada, berarti ini pelanggaran yang tidak bisa dibiarkan,” tambah politisi PDIP ini.

Deni memaparkan Putusan MK 85/PUU-XI/2013 menegaskan bahwa perairan laut tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan komersial berbasis HGB karena melanggar hak lingkungan hidup.

Menurut Deni, Kawasan mangrove yang kemunkinan terdampak juga berpotensi kehilangan fungsinya sebagai penjaga ekosistem laut dan mitigasi perubahan iklim.

“Kami di DPRD Jatim tidak akan tinggal diam. Jika ditemukan pelanggaran, kami akan meminta Pemprov dan BPN untuk membatalkan status HGB tersebut dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat,” kata Deni.

Deni menegaskan bahwa tata kelola ruang di Jawa Timur tidak bisa disalahgunakan untuk kepentingan pihak tertentu, apalagi dengan mengorbankan lingkungan hidup.

"Kejelasan status kawasan ini diharapkan segera terungkap dalam waktu dekat," pungkas Deni. Alkalifi Abiyu

Artikel Terbaru
Minggu, 27 Sep 2026 16:04 WIB | Politik & Pemerintahan

PKS Jatim Silaturahmi dengan Kiai dan Tokoh Masyarakat Bahas Penguatan Kolaborasi

Lingkaran.net - DPW PKS Jawa Timur menggelar Silaturahmi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Jawa Timur di Kantor DPW PKS Jatim, Sabtu (26/9/2026). Mengusung ...
Minggu, 27 Sep 2026 15:59 WIB | Umum

Surabaya Terancam Rob Saat Pasang Tinggi, Ini Pesan Pakar ITS untuk Warga

Lingkaran.net - Potensi banjir rob kembali mengintai wilayah pesisir Surabaya seiring prediksi pasang air laut tinggi pada akhir September. Badan Meteorologi, ...
Minggu, 27 Sep 2026 15:48 WIB | Politik & Pemerintahan

Jokowi Buka Kartu Keanggotaan PSI di Depan Kader: Jangan Ada yang Meragukan

Lingkaran.net - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menunjukkan kartu tanda anggota (KTA) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara terbuka. Jokowi ...