x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Gubernur Jatim Khofifah Siap Diperiksa KPK  

Avatar Setiadi

Ekbis

Surabaya, Lingkaran.net Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, akhirnya angkat bicara terkait rencana pemeriksaannya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).  

Pemeriksaan ini berkaitan dengan dugaan kasus korupsi dana hibah di Jawa Timur yang tengah menjadi sorotan publik. 

Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Jombang pada Jumat (27/6/2025), Khofifah dengan tegas menyatakan kesiapannya untuk memenuhi panggilan KPK. 

“Siaplah, Mas,” ujar Khofifah singkat saat menjawab pertanyaan awak media. 

Khofifah juga meminta masyarakat untuk bersabar menunggu perkembangan lebih lanjut terkait jadwal pemeriksaannya. 

“Ditunggu saja nanti ya,” tambahnya tanpa merinci kapan dirinya akan menjalani pemeriksaan. 

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu menegaskan bahwa kehadirannya ke KPK adalah dalam kapasitas sebagai saksi, bukan tersangka. 

“Hanya saksi saja,” tegas mantan Menteri Sosial tersebut. 

Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan 21 tersangka pengurusan dana hibah untuk kelompok masyarakat APBD Provinsi Jatim tahun 2019-2022.  

Penetapan tersangka itu merupakan pengembangan dari perkara yang telah menjerat mantan Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak. (*)

Artikel Terbaru
Jumat, 16 Jan 2026 21:34 WIB | Politik & Pemerintahan

Oknum ASN Lempari Bus Trans Jatim di Gresik, DPRD Jatim Soroti Etika dan Keselamatan Penumpang

Lingkaran.net - Insiden pelemparan batu terhadap armada Bus Trans Jatim di Kabupaten Gresik menuai keprihatinan dari DPRD Jawa Timur.   Wakil Ketua Komisi D ...
Jumat, 16 Jan 2026 10:53 WIB | Politik & Pemerintahan

Budiono Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim Dorong Pengawasan Ormas Terintegrasi di Seluruh Daerah

Lingkaran.net - Wakil Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur, Budiono, menegaskan pentingnya sinergi antara DPRD Jawa Timur dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik ...
Jumat, 16 Jan 2026 10:21 WIB | Politik & Pemerintahan

121 Ribu Ormas di Jatim, Hanya 1.300 yang Terdata Provinsi

Ormas Tak Terkontrol di Jatim, Investor Bisa Kabur? ...