Surabaya Bisa Jadi Miniatur Jawa Timur, Ini Pesan Keras Seniman Syarif Waja Bae

Reporter : Alkalifi Abiyu
Seniman Surabaya, Syarif Waja Bae

Lingkaran.net - Seniman Surabaya, Syarif Waja Bae menegaskan pentingnya peran Dewan Kesenian Surabaya (DKS) untuk tidak hanya fokus pada karya seni, tetapi juga ikut berkontribusi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta perekonomian kota. 

Menurut pria yang kini menjabat sebagai Fungsionaris Departemen Film Dewan Kesenian Jawa Timur (DKJT) tersebut, kegiatan seni bisa menjadi daya tarik wisata sekaligus mendukung program Pemerintah Kota Surabaya. 

Baca juga: Program Balik Kerja BPKH 2026 Berangkatkan 675 Pemudik dari Surabaya

“Seniman seharusnya tidak hanya mencipta karya, tetapi juga bisa menyumbang PAD lewat kegiatan yang mendatangkan massa. Semangatnya adalah berjalan beriringan dengan pemerintah,” jelasnya. 

Alumni Teater Lingkar kampus Stikosa AWS ini berharap DKS mampu menjadi motor ide bagi Pemkot Surabaya dalam mewujudkan Surabaya sebagai etalase Jawa Timur. Ia menyebut, Surabaya memiliki potensi besar untuk menjadi pusat informasi seni dan budaya Jawa Timur. 

“Balai Pemuda berada di jantung kota dengan lahan yang luas. Itu bisa kita manfaatkan untuk pembinaan seni generasi muda dan menggelar pertunjukan berskala internasional. Dengan begitu, wisatawan akan datang dan ekonomi masyarakat ikut tumbuh,” ungkapnya. 

Baca juga: Surabaya Siap Usir Pendatang Tanpa Pekerjaan Usai Lebaran 2026

Syarif menekankan pentingnya kekompakan para seniman Surabaya agar bisa bersinergi dengan Pemkot demi kemajuan bersama. 

“Akan lebih indah jika kita bahu membahu, saling mendukung demi perkembangan seni dan budaya di Surabaya dan Jawa Timur,” katanya. 

Baca juga: Daftar Lokasi Salat Idulfitri yang Digelar Muhammadiyah Jumat 20 Maret 2026 di Surabaya

Terkait kekosongan kepemimpinan di DKS, Syarif berharap ke depan bisa terpilih sosok yang mampu mengayomi seniman sekaligus bersinergi dengan pemerintah. 

“Sebagai insan seni, kita harus menciptakan iklim berkesenian yang sejuk dan membangun, demi masa depan kesenian dan kebudayaan di Surabaya,” pungkasnya.

Editor : Setiadi

Politik & Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru