Lingkaran.net - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT), kali ini menyasar Bupati Ponorogo, Jawa Timur, Sugiri Sancoko, pada Jumat (7/11/2025).
Penangkapan ini menjadi perhatian publik lantaran Sugiri baru saja terpilih kembali sebagai bupati untuk periode kedua 2025–2030.
Baca juga: DPRD Jatim Kritik Pansel Eselon II Pemprov Jatim: Jangan Itu-Itu Terus
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya operasi senyap tersebut. “Benar, salah satu pihak yang diamankan adalah Bupati Ponorogo,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat malam.
Budi menambahkan, tim penyidik KPK masih berada di lapangan untuk melanjutkan rangkaian kegiatan OTT.
Baca juga: Gubernur Khofifah Kocok Ulang Pejabat Eselon II Jatim, Berikut Daftarnya
Lembaga antirasuah itu memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum Sugiri dan pihak-pihak lain yang turut diamankan.
Pada hari yang sama, Bupati Sugiri melakukan mutasi besar-besaran. Mutasi tersebut menyasar jabatan mulai kepala dinas, sekretaris, camat hingga lurah. Ada sekitar 140 pejabat di lingkup Pemkab Ponorogo yang dimutasi.
Baca juga: Bagus Panuntun Menguat Jadi Pj Wali Kota Madiun Usai Maidi Dicokok KPK, Ini Sosok dan Rekam Jejaknya
"Mutasi ini bukan yang terakhir di tahun ini. Sebelum pergantian tahun, akan ada pergeseran lagi," kata Kang Giri, sapaan akrab Bupati Ponorogo ini.
Editor : Setiadi