Gus Fawait Buka Suara soal Anggota DPRD Jember Merokok dan Main Game Saat Rapat

Reporter : Alkalifi Abiyu
Bupati Jember Gus Fawait

Lingkaran.net - Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menyoroti budaya merokok di lingkungan DPRD Jember usai viral video seorang anggota dewan yang diduga bermain game sambil merokok saat rapat membahas persoalan kesehatan masyarakat.

Video tersebut memicu gelombang kritik dari publik. Sikap anggota legislatif itu dinilai tidak etis, mencederai kepercayaan masyarakat, dan dianggap mengabaikan forum resmi yang membahas kepentingan publik.

Baca juga: Ketua DPRD Jember Minta Maaf Usai Anggotanya Main Game dan Merokok saat Rapat Kesehatan

Menanggapi polemik tersebut, Gus Fawait mengaku terkejut dengan kebiasaan merokok yang menurutnya cukup bebas terjadi di lingkungan DPRD Jember.

Bahkan, ia menyebut perilaku tersebut tidak hanya dilakukan anggota dewan, tetapi juga sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD).

“Sepuluh tahun saya menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, saat rapat paripurna hampir tidak ada yang merokok,” ujar Gus Fawait, Kamis (14/5/2026).

“Begitu masuk ke Jember, saya melihat banyak yang merokok. Bukan hanya anggota DPRD, tetapi juga kepala OPD,” sambungnya.

Menurutnya, kasus yang viral tersebut harus menjadi momentum evaluasi bersama agar tata tertib dan etika dalam forum pemerintahan lebih diperjelas.

Baca juga: Viral! Anggota DPRD Jember Diduga Main Game dan Merokok Saat Rapat Kesehatan

Gus Fawait mengaku telah meminta seluruh jajaran pemerintah daerah untuk tidak merokok di kantor pemerintahan maupun saat rapat bersama DPRD.

Ia berharap DPRD Jember juga segera mempertegas aturan terkait larangan merokok di lingkungan gedung dewan, terutama saat rapat dan sidang paripurna berlangsung.

“Mudah-mudahan setelah momentum ini aturannya bisa diperjelas. Jadi saat rapat atau paripurna tidak ada lagi yang merokok,” katanya.

Baca juga: May Day 2026 di Jember, Gus Fawait Tekankan Sinergi Buruh-Pengusaha untuk Jaga Stabilitas

Gus Fawait menilai belum adanya aturan tegas selama ini membuat kebiasaan merokok di ruang rapat dianggap lumrah. Akibatnya, muncul persepsi bahwa tindakan tersebut diperbolehkan.

Ia pun menyinggung viralnya anggota Komisi D DPRD Jember, Achmad Syahri Assidiqi atau Lora Syahri, yang menjadi sorotan publik akibat video tersebut.

“Jangan-jangan memang selama ini dianggap boleh. Hanya saja kebetulan kali ini viral,” ucapnya sambil berkelakar untuk mencairkan suasana.

Editor : Setiadi

Politik & Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru