Lingkaran.net - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu'ti meresmikan revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Nganjuk dalam rangkaian agenda PHTC Presiden RI. Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai.
Peresmian revitalisasi sekolah ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam memperkuat kualitas pendidikan melalui pembenahan sarana dan prasarana sekolah agar lebih modern, nyaman, dan mendukung proses belajar mengajar.
Baca juga: 618 Ribu Murid Baru SMA/SMK di Jatim Mulai MPLS 13 Juli, Perpeloncoan Dilarang Keras
Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa revitalisasi sekolah merupakan strategi penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas dan mampu menunjang tumbuh kembang peserta didik secara optimal.
Menurutnya, fasilitas pendidikan yang memadai memiliki peran besar dalam meningkatkan kenyamanan belajar, semangat siswa, hingga kualitas pengajaran tenaga pendidik.
“Sekolah yang baik tidak hanya menghadirkan ruang belajar yang nyaman, tetapi juga mampu membangun semangat belajar, kreativitas, dan karakter generasi muda,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026).
Baca juga: Polemik SPMB di Kanigoro, DPRD Jatim Desak Pemprov Tata Ulang Sebaran SMA-SMK Negeri
Sementara itu, Aries Agung Paewai menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan infrastruktur pendidikan di berbagai daerah.
“Lingkungan sekolah yang baik akan menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif, adaptif, dan mampu mendorong lahirnya generasi unggul yang berdaya saing,” kata Aries.
Baca juga: Kanigoro Sudah Jadi Ibu Kota Kabupaten, Tapi Belum Punya SMA Negeri, DPRD Jatim Buka Suara
Ia menambahkan, revitalisasi sekolah menjadi salah satu upaya penting untuk memastikan seluruh peserta didik di Jawa Timur mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas.
Program revitalisasi tersebut diharapkan mampu mendorong satuan pendidikan di Jawa Timur semakin maju, mengikuti perkembangan zaman, serta mencetak sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Editor : Setiadi