PT PAL Bangun Geomarin V, Kapal Canggih untuk Perkuat Riset Laut Indonesia

Reporter : Alkalifi Abiyu
PT PAL Indonesia menandatangani kontrak pembangunan Kapal Geomarin V bersama BBSPGL Badan Geologi Kementerian ESDM. (Humas PT PAL Indonesia)

Lingkaran.net - PT PAL Indonesia kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai industri strategis nasional dengan menandatangani kontrak pembangunan Kapal Geomarin V bersama Balai Besar Survei dan Pemetaan Geologi Kelautan (BBSPGL), Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). 

Penandatanganan kontrak dilakukan oleh Direktur Pemasaran PT PAL Indonesia, Wiyono Komodjojo, bersama Kuasa Pengguna Anggaran BBSPGL, Sri Ghozali Abiyoso.

Baca juga: Dirut PT PAL Sebut Kunjungan AHY Perkuat Sinergi Industri Maritim Nasional

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemampuan survei dan pemetaan geologi kelautan Indonesia melalui teknologi maritim karya anak bangsa. 

Direktur Pemasaran PT PAL Indonesia, Wiyono Komodjojo, menegaskan pembangunan Geomarin V menjadi bukti semakin luasnya kontribusi industri galangan kapal nasional. Tidak hanya di sektor pertahanan, PT PAL kini juga mengambil peran penting dalam mendukung riset, eksplorasi, dan pengelolaan sumber daya kelautan nasional. 

“Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar membutuhkan kemampuan survei dan pemetaan laut yang kuat untuk mendukung eksplorasi sumber daya alam, mitigasi bencana, hingga ketahanan energi nasional. PT PAL bangga dapat menjadi bagian dari pembangunan Geomarin V untuk mendukung riset dan eksplorasi kelautan nasional,” ujar Wiyono. 

Sementara itu, Plt Kepala Badan Geologi, Dr. Lana Saria, menyebut Indonesia memiliki potensi besar di sektor minyak dan gas, mineral, hingga batubara yang sebagian besar berada di wilayah laut. Karena itu, diperlukan dukungan survei geologi yang modern dan terintegrasi. 

Baca juga: AHY Terkejut PT PAL Kini Mampu Produksi Kapal Perang 4 Kali Lebih Cepat

Menurutnya, selama ini kegiatan survei masih banyak bergantung pada Geomarin III yang telah beroperasi lebih dari 10 tahun dengan kapasitas terbatas.  

Kehadiran Geomarin V diharapkan mampu memperkuat tugas Badan Geologi dalam melakukan survei dan pemetaan geologi kelautan nasional secara lebih optimal. 

“Seluruh proses hilirisasi sumber daya alam nasional berawal dari data dan survei geologi yang kuat. Karena itu, pembangunan Geomarin V bukan sekadar pembangunan kapal, tetapi langkah strategis memperkuat ketahanan energi nasional dan pembangunan maritim berkelanjutan,” jelas Lana. 

Geomarin V dirancang sebagai kapal survei multifungsi yang akan digunakan untuk pemetaan geologi dasar laut, eksplorasi sumber daya energi, mitigasi bencana kelautan, hingga pengumpulan data geologi laut secara terintegrasi. 

Baca juga: Prabowo Perintahkan Bahlil Sikat Tambang Ilegal

Pembangunan kapal ini juga menjadi salah satu program prioritas Kementerian ESDM yang pelaksanaannya akan dimonitor dan dievaluasi secara berkala. 

Melalui proyek Geomarin V, PT PAL Indonesia kembali menegaskan komitmennya menghadirkan produk maritim nasional berteknologi tinggi guna mendukung kepentingan strategis Indonesia, mulai dari pertahanan, riset, eksplorasi sumber daya alam, hingga penguatan ketahanan energi nasional. 

Kolaborasi antara pemerintah dan industri nasional tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kemandirian teknologi maritim Indonesia terus berkembang demi menopang masa depan ekonomi kelautan yang lebih maju dan berdaya saing.

Editor : Setiadi

Politik & Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru