Terungkap, Ini Alasan Pemprov Jatim Geser WFH ASN dari Rabu ke Jumat

Reporter : Alkalifi Abiyu
Kepala BKD Jatim, Indah Wahyuni

Lingkaran.net - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur resmi mengubah jadwal Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) dari sebelumnya setiap Rabu menjadi Jumat, mulai berlaku pada 1 Juni 2026. 

Di balik perubahan tersebut, ternyata ada alasan strategis yang berkaitan dengan penyelarasan kebijakan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. 

Baca juga: Khofifah Ubah Jadwal WFH ASN Jatim, Tak Lagi Rabu tapi Jumat Mulai Juni 2026

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur, Indah Wahyuni, menjelaskan bahwa perubahan hari pelaksanaan WFH dilakukan agar penerapannya sejalan dengan kebijakan yang berlaku di tingkat nasional. 

"Ya, biar inline dan sinkron pelaksanaannya dengan pusat," kata Indah Wahyuni saat dikonfirmasi, Minggu (31/5/2026). 

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengumumkan bahwa kebijakan WFH ASN tetap dilanjutkan karena dinilai memberikan dampak positif selama masa uji coba. Namun, jadwal pelaksanaannya kini digeser menjadi setiap hari Jumat. 

Baca juga: DPRD Jatim Desak Khofifah Segera Isi 9 Kursi Elite Pemprov Jatim yang Masih Lowong

Menurut Khofifah, hasil evaluasi menunjukkan kebijakan kerja fleksibel mampu membantu menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), mengurangi mobilitas pegawai, serta mendukung efisiensi operasional pemerintahan. 

Meski bekerja dari rumah satu hari dalam sepekan, Pemprov Jatim memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta mengatur pola kerja pegawai agar tidak mengganggu layanan kepada masyarakat. 

Baca juga: Banpol Rp165 Miliar Siap Dicairkan, Pemprov Jatim Masih Menunggu Ini dari Partai

Perubahan jadwal WFH ini juga menjadi bagian dari upaya Pemprov Jatim untuk membangun birokrasi yang lebih adaptif, efisien, serta selaras dengan arah kebijakan pemerintah pusat. 

Dengan penyesuaian tersebut, Pemprov Jatim berharap implementasi kerja fleksibel dapat berjalan lebih efektif sekaligus mendukung target penghematan energi dan peningkatan produktivitas ASN.

Editor : Setiadi

Politik & Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru