DPR Ungkap Hitung-hitungan Pendidikan Gratis: 20 Persen APBN Dinilai Cukup

Reporter : Alkalifi Abiyu
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih

Lingkaran.net - Rencana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan biaya pendidikan mendapat dukungan dari .

Ia menilai anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN cukup untuk merealisasikan pendidikan gratis, bahkan berpeluang menjangkau sekolah swasta hingga perguruan tinggi.

Baca juga: Prabowo Keluarkan Sinyal Pendidikan Negeri Gratis, SD hingga Universitas

Fikri menyebut pendidikan gratis merupakan salah satu kebijakan yang paling dinantikan masyarakat.

Menurutnya, pendidikan menjadi pintu strategis untuk menyelesaikan berbagai persoalan bangsa.

“Inilah kebijakan yang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Pendidikan gratis. Karena penyelesaian problematika bangsa itu sangat strategis bila dimulai dari pendidikan, ini sudah disadari bersama,” kata Fikri dalam keterangannya kepada Parlementaria di Jakarta, Sabtu (19/9/2026).

Politisi Fraksi PKS tersebut mengatakan pihaknya telah melakukan penghitungan terkait skema pembiayaan pendidikan gratis.

Ia merujuk pada amanat konstitusi yang mewajibkan pemerintah mengalokasikan sedikitnya 20 persen APBN untuk sektor pendidikan.

Menurut Fikri, dengan alokasi tersebut, pembiayaan pendidikan gratis tidak hanya berpotensi diterapkan pada sekolah negeri.

Ia bahkan menyebut sekolah swasta hingga perguruan tinggi dapat turut dijangkau.

Baca juga: Anggaran Gaji PPPK Rp23 Triliun Masuk APBN 2027, Pemda Jangan Lagi Dalih Efisiensi

“Dengan 20 persen anggaran pendidikan dari APBN sebagaimana amanat konstitusi kita, maka FPKS sudah menghitung dari SD sampai perguruan tinggi, bahkan tidak hanya negeri, tapi swasta juga bisa gratis,” tegasnya.

Fikri menilai rencana tersebut semakin memiliki pijakan hukum setelah adanya Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 03/XXII/2024.

Ia mengatakan mulai 2027, postur APBN akan mulai mengakomodasi pelaksanaan amanat putusan tersebut.

Menurutnya, putusan MK mengatur agar biaya pendidikan jenjang SD dan SMP, baik negeri maupun swasta, digratiskan.

Baca juga: Menkeu Suahasil Pasang Rem APBN Prabowo

“Ini akan menjadi landasan eksekusi untuk mewujudkan pembebasan biaya pendidikan secara lebih menyeluruh,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan komitmennya memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak Indonesia saat menghadiri puncak peringatan HUT ke-28 PAN di Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat (18/9/2026).

Prabowo mengatakan akan segera menggelar rapat terbatas untuk membahas kebijakan pendidikan negeri gratis mulai jenjang SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi.

“Saya sangat setuju. Saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,” kata Prabowo.

Editor : Setiadi

Politik & Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru