Lingkaran.net - Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, melakukan ziarah kebangsaan ke pusara ayahandanya, Soekarno, di Makam Bung Karno, Minggu (29/3/2026).
Ziarah yang berlangsung dalam suasana Lebaran itu tidak hanya menjadi tradisi keluarga, tetapi juga sarat makna refleksi kebangsaan di tengah dinamika geopolitik global.
Megawati tiba sekitar pukul 13.30 WIB bersama rombongan pengurus DPP PDI Perjuangan, di antaranya Sekjen Hasto Kristiyanto, Ketua DPP Djarot Saiful Hidayat, serta Gubernur Jakarta Pramono Anung. Turut hadir keluarga besar Bung Karno, termasuk Puti Guntur Soekarno dan Romy Soekarno.
Sejumlah kepala daerah dan kader partai dari berbagai tingkatan juga ikut mendampingi, di antaranya Hanindhito Pramono dan Rijanto.
Kehadiran Megawati disambut antusias masyarakat dan peziarah yang memadati kawasan makam. Suasana hangat dan kebersamaan tampak menyertai prosesi, mencerminkan kuatnya ikatan historis antara Bung Karno dan rakyat.
Usai menyapa masyarakat, Megawati bersama rombongan menuju pusara untuk memanjatkan doa. Prosesi berlangsung khidmat dengan pembacaan tahlil dan doa bersama, dilanjutkan dengan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyampaikan bahwa ziarah ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat nilai-nilai perjuangan Bung Karno dalam konteks kekinian.
Menurutnya, di tengah dinamika global, Indonesia perlu tetap berpegang pada prinsip dasar yang telah dirumuskan para pendiri bangsa, termasuk gagasan tata dunia yang berkeadilan.
“Nilai-nilai itu tetap relevan, bahkan semakin penting di tengah situasi global saat ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, doa yang dipanjatkan tidak hanya untuk bangsa Indonesia, tetapi juga bagi perdamaian dunia.
Semangat yang diwariskan Bung Karno, lanjutnya, mengandung pesan universal tentang pembebasan dari segala bentuk penjajahan dan penindasan.
Hasto juga menekankan pentingnya konsistensi Indonesia dalam menjalankan politik luar negeri bebas aktif sebagai pijakan dalam merespons berbagai persoalan global.
“Indonesia diharapkan terus berperan aktif mendorong perdamaian dunia serta menjunjung nilai keadilan,” tuturnya.
Ziarah ini sekaligus menjadi ruang refleksi atas kesinambungan kepemimpinan nasional, di mana nilai-nilai perjuangan Bung Karno terus diaktualisasikan dalam menghadapi tantangan zaman.
Usai kegiatan, Megawati dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Denpasar.
Editor : Setiadi