Lingkaran.net - Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur kembali menghadirkan program Golden Ticket dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Timur 2026.
Jalur khusus ini diperuntukkan bagi Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan penghafal Al-Qur’an sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi kepemimpinan dan nilai spiritual calon murid baru SMA/SMK di Jawa Timur.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengatakan program Golden Ticket dipertahankan karena dinilai mampu mendorong lahirnya generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
“Dengan hasil positif beberapa tahun terakhir pada penerimaan SPMB, Golden Ticket tetap diberikan karena menjadi bagian dari apresiasi terhadap prestasi calon murid baru dalam membentuk pendidikan yang berkarakter,” ujar Aries, Minggu (17/5/2026).
Aries menjelaskan, Golden Ticket masuk dalam Jalur Prestasi Hasil Lomba Nonakademik. Calon murid baru yang memiliki sertifikat Ketua OSIS dapat langsung mendaftar melalui jalur tersebut.
Sementara itu, bagi calon murid penghafal Al-Qur’an, Dindik Jatim memberikan skor hingga 128 poin atau setara hafalan 30 juz. Sertifikat tahfidz wajib diterbitkan pondok pesantren atau lembaga tahfidzul Quran dan telah dilegalisasi oleh instansi berwenang.
Namun demikian, setiap sekolah hanya dapat menerima masing-masing satu calon murid dari kategori Ketua OSIS dan penghafal Al-Qur’an.
“Jika terdapat lebih dari satu Ketua OSIS yang mendaftar di sekolah yang sama, maka seleksi dilakukan berdasarkan skor prestasi, jarak domisili terdekat, nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA), hingga rerata nilai rapor,” jelasnya.
Dindik Jatim juga menetapkan perbedaan skor berdasarkan tingkat kepemimpinan OSIS. Ketua OSIS tingkat satuan pendidikan memperoleh 8 poin, sedangkan Ketua OSIS tingkat kabupaten/kota mendapat 16 poin.
Adapun untuk jalur tahfidz, apabila jumlah pendaftar melebihi kuota, maka pemeringkatan dilakukan berdasarkan jumlah hafalan juz terbanyak.
Aries berharap program Golden Ticket dapat menjadi ruang bagi lahirnya calon pemimpin bangsa dari generasi muda yang cerdas, bertakwa, dan berakhlak mulia.
“Harapannya, program ini mampu mengakomodasi generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan nilai spiritual yang kuat,” katanya.
Sebagai informasi, tahapan SPMB Jawa Timur 2026 dimulai pada 11–19 Mei 2026 dengan agenda pengisian nilai rapor oleh kepala SMP/MTs asal. Selanjutnya, verifikasi nilai rapor dilakukan pada 18–21 Mei 2026, pembetulan nilai rapor pada 21–26 Mei 2026, serta pengambilan PIN pada 28 Mei hingga 9 Juni 2026.
Dindik Jatim juga menyediakan fasilitas latihan pendaftaran SPMB pada 8–9 Juni 2026.
Sementara itu, kick off SPMB tahap pertama dibuka pada 11–12 Juni 2026 untuk Jalur Domisili SMA/SMK. Tahap kedua berlangsung 17–18 Juni 2026 untuk Jalur Afirmasi, Mutasi, dan Prestasi Hasil Lomba.
Sedangkan pendaftaran tahap ketiga Jalur Nilai Prestasi Akademik SMA dilaksanakan pada 24–25 Juni 2026 dan tahap keempat Jalur Nilai Prestasi Akademik SMK berlangsung pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026.
Editor : Setiadi