x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

137 SLB di Jatim Gandeng Industri, Peluang Kerja ABK Makin Nyata

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan (Dindik) terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun pendidikan inklusif yang tak hanya fokus pada pembelajaran di kelas, tetapi juga menyiapkan peserta didik menghadapi dunia kerja. 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Indobismar dengan 137 Sekolah Luar Biasa (SLB) negeri dan swasta se-Jawa Timur.  

Kerja sama ini difokuskan pada program magang guru dan siswa, pelatihan keterampilan, hingga membuka peluang kerja bagi lulusan anak berkebutuhan khusus (ABK). 

Penandatanganan MoU berlangsung di Surabaya, Senin (6/4), disaksikan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, bersama Kepala Bidang PKPLK, Mudianto.  

Sementara penandatanganan dilakukan langsung oleh CEO PT Indobismar, Siswanto, dengan para kepala SLB dari berbagai daerah. 

Aries menegaskan, kolaborasi ini menjadi langkah konkret memperkuat link and match antara pendidikan khusus dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Menurutnya, siswa berkebutuhan khusus harus mendapatkan ruang yang sama untuk berkembang dan mandiri. 

“Ini kesempatan besar bagi anak-anak kami untuk belajar langsung di dunia kerja, sekaligus membuka peluang magang hingga bekerja secara nyata,” ujarnya. 

Ia menekankan, pendidikan bagi ABK tidak cukup hanya berhenti pada aspek akademik. Lebih dari itu, siswa perlu dibekali keterampilan, kepercayaan diri, serta kesiapan menghadapi kehidupan mandiri di tengah masyarakat.
Selama ini, salah satu tantangan utama lulusan SLB adalah terbatasnya akses ke dunia kerja.  

Karena itu, keterlibatan dunia industri dinilai menjadi kunci untuk menjembatani kebutuhan tersebut. 

“Tidak boleh ada lagi sekat antara lulusan SLB dan dunia kerja. Mereka punya hak yang sama untuk tumbuh dan berkembang sesuai potensinya,” tegas Aries. 

Ia juga mengapresiasi keterlibatan 137 SLB dalam kerja sama ini. Menurutnya, angka tersebut mencerminkan semangat kolektif seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Jawa Timur untuk mendorong transformasi pendidikan inklusif. 

“Ini bukan sekadar kerja sama formal, tapi gerakan bersama untuk masa depan anak-anak kita,” imbuhnya. 

Sementara itu, Siswanto menegaskan komitmen perusahaannya untuk turut berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia, termasuk bagi siswa berkebutuhan khusus. 

“Kami percaya setiap anak memiliki potensi. Tugas kita adalah membuka ruang agar mereka bisa belajar, berlatih, dan berkontribusi di dunia kerja,” katanya. 

Melalui kerja sama ini, PT Indobismar akan menyediakan berbagai program, mulai dari pelatihan dasar, praktik kerja lapangan (PKL), hingga peluang magang dan rekrutmen tenaga kerja. Seluruh program akan disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan siswa dari masing-masing SLB. 

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan inklusif di Jawa Timur, dengan sinergi antara pemerintah, sekolah, dan dunia industri. Tujuannya jelas: mencetak lulusan yang mandiri, produktif, dan berdaya saing. 

Melalui kolaborasi ini pula, Jawa Timur kembali menegaskan diri sebagai provinsi yang konsisten mendorong inovasi pendidikan mewujudkan sistem yang inklusif, adaptif, dan selaras dengan kebutuhan dunia kerja.

Artikel Terbaru
Kamis, 09 Apr 2026 14:23 WIB | Politik & Pemerintahan

257 ODGJ Masih Dipasung, DPRD Jatim Desak Penyisiran Besar-besaran

Lingkaran.net - Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Rasiyo, meminta Dinas Sosial (Dinsos) Jatim untuk terus mengintensifkan penyisiran terhadap orang dengan ...
Kamis, 09 Apr 2026 14:18 WIB | Ekbis

Mau Beli Antam, UBS atau Galeri24? Cek Harga Emas di Pegadaian Hari Ini

Lingkaran.net - Harga emas batangan di Pegadaian kembali diperbarui pada Kamis, 9 April 2026. Produk emas dari Galeri24, Antam, dan UBS menunjukkan variasi ...
Kamis, 09 Apr 2026 14:02 WIB | Umum

Prabowo Optimistis Indonesia Siap Hadapi Krisis Energi, Janji Pertahankan Subsidi BBM untuk 80 Persen Rakyat Kecil

Lingkaran.net - Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia siap menghadapi krisis energi di tengah ketidakpastian dunia. Bahkan ia juga berjanji siap ...