Lingkaran.net - Peluang genjata senjata antara Amerika Serita dan Iran terbuka lebar, setelah Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan hal tersebut.
Melalui unggahan di Truth Socialnya, Trump memberi sinyal tentang genjatan senjata selama dua pekan. "Saya setuju untuk menangguhkan pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu," tulis Trump.
Trump mensyaratkan pembukaan Selat Hormuz sebagai bagian dari genjatan senjata. "Ini akan menjadi GENCATAN SENJATA dua arah!"
"Kami sudah sangat jauh dalam mencapai kesepakatan definitif mengenai PERDAMAIAN jangka panjang dengan Iran, serta PERDAMAIAN di Timur Tengah".
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dikutip dari BBC menyambut inisiasi mengenai genjatan senjata, asalkan tidak ada serangan terhadap negaranya. Ia juga memberi sinyal untuk mempertimbangkan Selat Hormuz aman untuk dilewati.
Iran sebelumnya mengirimkan 10 butir syarat genjatan senjata kepada Amerika Serikat dan Israel.
Amerika terbuka untuk menjadikan syarat tersebut sebagai dasar negoisasi dalam penentuan perdamaian di masa mendatang. Berikut ini isi 10 butir syarat menurut lembaga penyiaran pemerintah Iran:
- Penghentian total perang di Irak, Lebanon, dan Yaman
- Penghentian perang terhadap Iran secara menyeluruh dan permanen tanpa batas waktu
- Pengakhiran seluruh konflik di kawasan secara menyeluruh
- Pembukaan kembali Selat Hormuz
- Pembentukan protokol dan persyaratan untuk menjamin kebebasan serta keamanan navigasi di Selat Hormuz
- Pembayaran penuh kompensasi biaya rekonstruksi kepada Iran
- Komitmen penuh untuk mencabut sanksi terhadap Iran
- Pembebasan dana dan aset Iran yang dibekukan dan ditahan oleh Amerika Serikat
- Komitmen penuh Iran untuk tidak mengupayakan kepemilikan senjata nuklir
- Gencatan senjata segera berlaku di seluruh lini begitu seluruh persyaratan di atas disetujui.
Editor : Baehaqi