x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Pansus BUMD DPRD Jatim Kebut Rekomendasi Akuntabel

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur terus menjadi perhatian serius DPRD Jatim. Namun kali ini, sorotan tersebut diarahkan untuk mendorong perbaikan dan penguatan tata kelola melalui rekomendasi yang lebih tajam dan solutif. 

Panitia Khusus (Pansus) BUMD DPRD Jatim pun bergerak cepat memanfaatkan sisa waktu pembahasan yang tinggal 1-2 minggu.

Targetnya pun jelas, merumuskan rekomendasi strategis yang tidak hanya komprehensif, tetapi juga aplikatif bagi peningkatan kinerja BUMD ke depan. 

Ketua Pansus BUMD DPRD Jatim, Agung Mulyono, menegaskan bahwa fase akhir pembahasan ini menjadi momentum penting untuk memperdalam seluruh temuan yang telah dihimpun. 

“Perlu didalami, perlu didetailkan. Dengan sisa waktu 1-2 minggu ini, itu yang menjadi fokus kami,” ujarnya. 

Menurutnya, berbagai pembahasan yang telah dilakukan melalui rapat dan hearing kini mulai mengerucut. Pansus telah mendapatkan gambaran yang lebih utuh terkait kondisi masing-masing BUMD, termasuk potensi, tantangan, hingga persoalan yang perlu segera dibenahi. 

Salah satu yang menjadi perhatian adalah Puspa Agro, di samping sejumlah isu lain seperti pengelolaan limbah yang juga turut dibedah secara mendalam. 

“Semua sudah kita bahas. Hari ini semakin jelas gambaran masing-masing,” jelas Agung. 

Tak hanya itu, dalam rapat yang digelar Selasa (21/4/2026), Pansus juga memanggil manajemen PT Jatim Grha Utama (JGU) beserta anak perusahaannya. Pendalaman dilakukan untuk memastikan transparansi kinerja, termasuk aspek pendapatan dan kontribusi terhadap daerah. 

Selain JGU, perhatian juga tertuju pada PT Pratama Jatim Lestari (PJL) yang mengelola fasilitas pengolahan limbah B3 di Mojokerto. Evaluasi ini diharapkan dapat memperkuat aspek tata kelola sekaligus menjawab tantangan pengelolaan lingkungan. 

Dokter Agung menegaskan, seluruh rangkaian pembahasan tersebut bukan sekadar evaluasi, melainkan langkah konkret untuk menyusun rekomendasi yang bisa langsung diimplementasikan. 

“Semua materi dan hasil hearing akan dirapatkan dalam pansus, kemudian dirumuskan menjadi rekomendasi yang lebih detail dan aplikatif,” tegasnya. 

Meski sejumlah BUMD dinilai belum optimal, Pansus tetap mengedepankan pendekatan objektif dan berbasis data. Termasuk terkait wacana penutupan unit usaha seperti Puspa Agro, yang masih akan dibahas secara matang dalam rapat final. 

“Untuk rekomendasi final, nanti akan kita bahas dalam rapat khusus. Semua akan dirangkum secara menyeluruh,” imbuhnya. 

Dengan semangat perbaikan dan akuntabilitas, Pansus menargetkan seluruh proses pembahasan rampung pada 30 April 2026. Rekomendasi resmi dijadwalkan terbit pada Mei 2026 sebagai pijakan penguatan kinerja BUMD ke depan. 

“Targetnya 30 April sudah selesai. Semua rekomendasi sudah lengkap dan siap dikeluarkan,” pungkas Agung. 

Langkah cepat dan terukur ini diharapkan mampu menjadi titik balik bagi BUMD Jawa Timur untuk tampil lebih profesional, transparan, dan berkontribusi maksimal bagi pembangunan daerah.

Artikel Terbaru
Kamis, 23 Apr 2026 19:07 WIB | Politik & Pemerintahan

KPK Usul Batas Jabatan Ketum Parpol, Golkar: Yang Penting Bukan Itu!

Lingkaran.net - Partai Golkar menanggapi santai usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pembatasan masa jabatan ketua umum partai politik maksimal ...
Kamis, 23 Apr 2026 15:48 WIB | Politik & Pemerintahan

WFH Rabu di DPRD Jatim Hemat Energi hingga 20 Persen, Ini Dampak dan Evaluasinya

Lingkaran.net - Kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Rabu yang diterapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur kini naik level. Bukan lagi sekadar ...
Kamis, 23 Apr 2026 15:38 WIB | Ekbis

Krisis Energi Global Mengintai, Pakar ITS Bongkar Ancaman dan Jurus Selamatkan Indonesia

Lingkaran.net - Memanasnya geopolitik dunia di kawasan pemasok energi kini bukan lagi sekadar isu luar negeri, dampaknya mulai terasa hingga ke dalam ...