x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Komisi C Ramai-ramai Geruduk Ketua DPRD Jatim, Ada Apa dengan Rekomendasi Bank Jatim?

Avatar Redaksi

Politik & Pemerintahan

Surabaya, Lingkaran.net Ada yang tak biasa di Gedung DPRD Jawa Timur, Senin siang (19/5). Ruang rapat Komisi C mendadak kosong. Bukan karena batal sidang, tapi seluruh anggotanya ramai-ramai bergerak ke ruang kerja Ketua DPRD Jatim, Musyafak Rouf. Mereka tak sedang bersilaturahmi, melainkan menagih tanggung jawab.

“Ini kita ke ruang Pak Musyafak. Kita ingin tahu langsung, kenapa sampai hari ini belum ada tindak lanjut atas rekomendasi Komisi C soal Bank Jatim,” tegas Ketua Komisi C Adam Rusydi yang juga politisi Golkar.

Sudah lebih dari dua bulan sejak rekomendasi itu diterbitkan. Tapi tak ada kabar, tak ada surat yang dilanjutkan ke Gubernur. Padahal, rekomendasi tersebut dirumuskan dari serangkaian rapat panjang menyikapi persoalan serius yang berulang di tubuh Bank Jatim.

Anggota Komisi C dari Fraksi PAN, Abdullah Abu Bakar, bahkan menyebut aksi "geruduk" ini sebagai bentuk keprihatinan. “Kami tidak berpikir negatif. Tapi ini soal profesionalisme. Rekomendasi itu hasil kerja keras kami, dan seharusnya jadi perhatian serius pimpinan dewan,” tegas mantan Wali Kota Kediri dua periode itu.

Abdullah juga mengingatkan bahwa kasus di Bank Jatim bukan hal baru. “Sering kali terjadi dan berulang. Kita ingin masalah ini benar-benar diurai, agar tak terus jadi bom waktu,” ujarnya.

Salah satu poin penting dalam rekomendasi itu adalah dorongan agar Panitia Seleksi (Pansel) direksi dan komisaris Bank Jatim memilih figur-figur yang tidak hanya profesional, tapi juga benar-benar mau bekerja keras dan memenuhi target. “Bukan hanya duduk manis di kursi direksi, tapi harus kerja nyata,” serunya.

Terkait dorongan Fraksi PKB agar dibentuk Panitia Khusus (Pansus) Bank Jatim, Abdullah tak ikut larut. “Itu hak politik PKB. Kami dari PAN tidak menghendaki Pansus. Kami percaya, rekomendasi Komisi C ke Gubernur cukup kuat untuk membenahi BUMD ini,” tutupnya.

Kini bola panas ada di tangan Ketua DPRD Jatim. Akankah rekomendasi itu benar-benar diteruskan ke Gubernur, atau justru tenggelam dalam tumpukan dokumen tak bertuan? Alkalifi Abiyu

Artikel Terbaru
Jumat, 13 Mar 2026 01:41 WIB | Umum

Program MBG Disorot, Emil Dardak Apresiasi Ketegasan BGN Suspend SPPG Bermasalah

Lingkaran.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur merespons langkah pemerintah pusat yang melakukan penghentian sementara terhadap sejumlah Satuan Pelayanan ...
Kamis, 12 Mar 2026 12:00 WIB | Ekbis

Ramadan Inklusif, SIER dan Holding BUMN Danareksa Berbagi Kebahagiaan dengan Difabel Kota Pasuruan

Lingkaran.net - Momentum Bulan Suci Ramadan dimanfaatkan untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus meneguhkan semangat inklusivitas. Holding BUMN Danareksa ...
Rabu, 11 Mar 2026 17:44 WIB | Umum

BGN Stop Sementara Operasional 1.512 SPPG di Pulau Jawa, Jatim Paling Banyak

Lingkaran.net - Sebanyak 788 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Timur dihentikan sementara operasionalnya oleh Badan Gizi Nasional. Langkah ...