x kuping
x kuping

Perusak Halte Trans Jatim di Sidoarjo Ternyata Sarjana Pendidikan, Kini Dirawat di RS Menur

Avatar Alkalifi Abiyu

Umum

Lingkaran.net - Aksi perusakan halte Trans Jatim yang sempat menghebohkan media sosial akhirnya berhasil diungkap oleh pihak kepolisian.

Pelaku, yang diketahui bernama Sudiyatmiko Cholili (37) yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), ternyata merupakan sarjana pendidikan (S.Pd.) asal Desa Sambungrejo, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo.

Dirut RSJ Menur Surabaya, drg. Vitria Dewi, membenarkan bahwa pelaku perusakan halte Trans Jatim di Sidoarjo kini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Menur.

“Memang benar kami tangani. Pasien diantar dari kepolisian dan Dinsos Jatim pada Kamis malam di IGD, dan langsung kami berikan perawatan. Pasien meminta untuk rawat jalan, dan minggu depan dijadwalkan kontrol kembali,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (13/7/2025).

Peristiwa vandalisme ini terjadi pada Selasa (8/7) sekitar pukul 10.00 WIB, di mana setidaknya tiga halte Trans Jatim menjadi sasaran perusakan, yakni Halte Kemendung 1, Halte Trosobo Pos 2, dan Halte Bypass Krian.

Pelaku yang terekam kamera CCTV terlihat menggunakan linggis untuk memecahkan kaca halte secara brutal. Video perusakan tersebut viral di media sosial dan menuai kecaman dari masyarakat.

Tak butuh waktu lama, Unit Reskrim Polsek Taman berhasil mengamankan Sudiyatmiko di Jalan Raya Cemengkalang pada Kamis (10/7) pukul 11.30 WIB.

“Kami bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga dan menelusuri video yang viral. Pelaku kami tangkap tanpa perlawanan,” ungkap Panit Reskrim Polsek Taman, Ipda Andri Tri Sasongko.

Yang mengejutkan, Sudiyatmiko ternyata merupakan lulusan perguruan tinggi bergelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.). Fakta ini menuai keprihatinan publik karena semestinya seorang sarjana pendidikan menjadi teladan dalam menjaga fasilitas umum, bukan sebaliknya.

“Pelaku membawa barang bukti seperti linggis kecil, senjata tajam jenis arit, serta menggunakan sepeda motor Honda Supra bernomor polisi W 5145 QL saat beraksi,” tambah Ipda Andri.

“Tindakan ini sangat merugikan dan menimbulkan keresahan. Vandalisme tidak bisa ditoleransi,” tegas Ipda Andri.

Artikel Terbaru
Senin, 27 Apr 2026 20:28 WIB | Umum

Kasus Bunuh Diri Remaja Meningkat, DPRD Jatim Dorong Hotline 24 Jam dan Wajib Konselor di Puskesmas

Lingkaran.net - Tren kasus bunuh diri di kalangan remaja Jawa Timur yang kian kompleks, termasuk peristiwa viral di kawasan Cangar, memicu keprihatinan serius ...
Senin, 27 Apr 2026 15:48 WIB | Politik & Pemerintahan

Kohati HMI Curhat ke DPRD Jatim, Peran Perempuan di Madura Minim

Lingkaran.net - Ketua DPRD Jawa Timur, Musyafak Rouf, menerima audiensi puluhan kader Korps HMI-Wati (Kohati) Badko HMI Jawa Timur di Ruang Banmus DPRD Jatim, ...
Senin, 27 Apr 2026 12:54 WIB | Politik & Pemerintahan

Sri Wahyuni DPRD Jatim Puji Bojonegoro Soal 430 KDKMP Siap Dilaunching Presiden Prabowo

Lingkaran.net - Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dalam ...