Puguh DPRD Jatim Desak Dinas Pendidikan Cepat Perbaiki Atap SMKN 1 Ampelgading yang Ambruk  

lingkaran.net
nggota Komisi E DPRD Jatim Puguh Wiji Pamungkas. (Foto: Ist)

Lingkaran.net - Anggota Komisi E DPRD Jatim Puguh Wiji Pamungkas mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Dindik Jatim) segera mengambil memperbaiki atap bangunan di tiga ruang kelas SMKN 1 Ampelgading, Kabupaten Malang.

“Ini tentu menjadi perhatian serius. Peristiwa ambruknya atap sekolah ini adalah kabar yang kurang baik di awal masuk sekolah setelah libur Lebaran,” ujar legislator dari dapil Malang Raya ini, Senin (30/3/2026).

Baca juga: Komisi E DPRD Jatim 'Pasang Rem' di Proyek Dinkes Rp22,9 Miliar

Ia menilai, ambruknya ruang kelas tersebut berpotensi mengganggu kegiatan belajar mengajar, terlebih saat ini sudah memasuki masa-masa penting seperti ujian tengah semester hingga ujian akhir sekolah.

“Anak-anak seharusnya bisa mengikuti pembelajaran dengan baik, apalagi ini sudah mendekati masa ujian. Tapi justru dihadapkan pada kondisi ruang kelas yang ambruk,” kata Puguh.

Puguh mendesak Dinas Pendidikan Jawa Timur untuk segera melakukan perbaikan terhadap bangunan yang rusak agar aktivitas belajar tidak terganggu lebih lama. Ia juga menekankan pentingnya kualitas konstruksi dalam pembangunan ulang agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca juga: Urbanisasi Pasca Lebaran: Tantangan dan Harapan di Kota Besar Surabaya

“Dinas Pendidikan harus segera mencarikan solusi dan membangun kembali atap yang ambruk dengan konstruksi yang lebih kokoh dan layak,” tegas politisi PKS ini.

Lebih lanjut, Puguh mengingatkan bahwa keselamatan siswa dan tenaga pendidik harus menjadi prioritas utama dalam setiap pembangunan fasilitas pendidikan.

Baca juga: Paripurna DPRD Jatim Bahas LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Dipastikan Hadir

Menurutnya, bangunan sekolah harus dipastikan aman dan memenuhi standar kelayakan, sehingga tidak membahayakan saat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

“Yang paling penting adalah memastikan keamanan siswa dan guru. Jangan sampai kejadian seperti ini membahayakan mereka,” pungkas Puguh.

Editor : Zaki Zubaidi

Politik & Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru