Ketua DPRD Jatim Dorong Keterbukaan Informasi Publik, Transparansi Jadi Prioritas

Reporter : Alkalifi Abiyu
Ketua DPRD Jatim, Musyafak Rouf, menerima audiensi jajaran Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur di Kantor DPRD Jatim, Senin (7/4/2026).

Lingkaran.net - Komitmen memperkuat keterbukaan informasi publik di Jawa Timur kembali ditegaskan Ketua DPRD Jatim, Musyafak Rouf. Hal itu disampaikan saat menerima audiensi jajaran Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Timur di Kantor DPRD Jatim, Senin (7/4/2026). 

Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, melainkan momentum strategis dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas pemerintahan di “Bumi Majapahit”.  

Baca juga: Semburan Gas Muncul di Sumenep, DPRD Jatim Wanti-wanti Bahaya Kebakaran di Musim Kemarau

Dalam kesempatan itu, KI Jawa Timur juga memaparkan Laporan Kinerja Tahun 2025 sebagai bentuk pertanggungjawaban publik. 

Musyafak menegaskan, DPRD Jatim memberikan apresiasi tinggi atas peran aktif KI dalam mengawal hak masyarakat terhadap informasi. Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi fondasi penting dalam menjaga kualitas demokrasi. 

“Bagi kami, keterbukaan informasi adalah oksigen bagi demokrasi. Tanpa itu, kepercayaan publik akan sulit terbangun,” tegasnya. 

Baca juga: Gas Muncul dari Sumur Warga Sumenep, Harisandi DPRD Jatim: Jangan Sampai Potensi Alam Jadi Ancaman

Ia menambahkan, DPRD Jatim berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan KI guna mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.  

Upaya tersebut diharapkan tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. 

Baca juga: Interupsi di Paripurna, Freddy Poernomo Ingatkan DPRD Jatim Soal Banjir Perda

Lebih lanjut, Musyafak mengajak seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk bersama-sama mewujudkan Jawa Timur sebagai provinsi yang informatif dan terbuka. 

“Ini bukan sekadar slogan. Kita ingin transparansi menjadi budaya, sehingga publik benar-benar merasakan hadirnya pemerintahan yang terbuka,” pungkasnya.

Editor : Setiadi

Politik & Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru