Lingkaran.net - Ketua DPRD Jember Abdul Halim angkat bicara terkait viralnya video seorang anggota dewan yang diduga bermain game sambil merokok saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) berlangsung.
Atas kejadian tersebut, DPRD Jember menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat dan memastikan kasus itu akan diproses melalui Badan Kehormatan Dewan (BKD).
Baca juga: Viral! Anggota DPRD Jember Diduga Main Game dan Merokok Saat Rapat Kesehatan
“Atas nama pimpinan DPRD Jember, kami menyampaikan permohonan maaf atas perbuatan anggota kami. Tentunya ini akan ada proses menyangkut etika DPRD. Dan kami juga tegur yang bersangkutan,” ujar Halim, Selasa (12/5/2026).
Menurut Halim, penanganan kasus tersebut akan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku, baik di lembaga DPRD maupun internal partai. Ia menyebut anggota dewan yang viral itu berpotensi mendapat sanksi administratif hingga sanksi disiplin.
“Prosesnya nanti akan kita proses di BKD. Secara kelembagaan mungkin akan ada sanksi administrasi atau sanksi disiplin,” katanya.
Halim yang juga menjabat Ketua DPC Partai Gerindra Jember mengungkapkan bahwa anggota dewan tersebut merupakan kader baru di fraksi partainya. Karena itu, persoalan tersebut juga akan dilaporkan kepada pimpinan partai di tingkat provinsi maupun pusat.
“Tentu nanti akan kami laporkan ke pimpinan,” ucapnya.
Baca juga: Kepala BGN Tanggapi Viralnya Ribuan Motor Listrik: Anggaran 2025 untuk Kepala SPPG
Ia menegaskan, Partai Gerindra memiliki sistem disiplin yang ketat sehingga persoalan tersebut menjadi perhatian serius partai maupun lembaga DPRD.
“Kami akan memproses sesuai ketentuan yang berlaku baik di partai maupun lembaga. Dari partai tentu akan menindak melalui teguran, sanksi administratif maupun sanksi disiplin keanggotaan,” tegasnya.
Selain proses etik, DPRD Jember juga akan memanggil anggota dewan yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permintaan maaf kepada publik.
Baca juga: Viral Mobil Pelat Merah Saat Mudik Lebaran di Jombang Ternyata Punya KPU Surabaya
“Bukan hanya saran, kita akan panggil beliau untuk proses klarifikasi. Minimal beliau mau menyampaikan permintaan maaf. Ini akan menjadi catatan bagi kami karena di partai kami menerapkan sistem kedisiplinan yang ketat,” lanjut Halim.
Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan video seorang anggota DPRD Jember yang tampak memainkan ponsel sambil memegang rokok saat rapat Komisi D DPRD Jember berlangsung pada Senin (11/5/2026).
Rapat tersebut diketahui membahas persoalan layanan kesehatan di Kabupaten Jember, mulai dari stunting, campak, hingga program Universal Health Coverage (UHC). Dalam video yang beredar, anggota dewan itu terlihat fokus pada layar ponsel dan diduga sedang bermain game di tengah forum resmi.
Editor : Setiadi