Lingkaran.net - Kepedulian terhadap kesehatan sekaligus masa depan anak-anak kurang mampu diwujudkan Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, dr. Benjamin Kristianto, melalui aksi nyata.
Bersama RS Sheila Medika, ia menginisiasi program bakti sosial operasi bibir sumbing dan sumbing langit-langit secara gratis bagi masyarakat prasejahtera.
Baca juga: Ketua Komisi A DPRD Jatim Dorong Aisyiyah Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Daerah
Program kemanusiaan yang digelar di RS Sheila Medika, Sidoarjo, Sabtu (4/7/2026), itu berhasil menangani 10 pasien, mayoritas merupakan anak-anak dari Pulau Madura.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk tumbuh sehat, percaya diri, dan terhindar dari dampak psikologis akibat kondisi bawaan yang mereka alami.
Sebagai inisiator program sekaligus pemilik RS Sheila Medika, dr. Benjamin Kristianto mengatakan operasi bibir sumbing bukan hanya bertujuan memperbaiki kondisi fisik, tetapi juga memiliki manfaat besar bagi perkembangan sosial, psikologis, dan kesehatan anak.
Menurutnya, tindakan operasi sejak usia dini dapat mengurangi risiko anak menjadi korban perundungan (bullying) ketika mulai bersekolah maupun berinteraksi dengan teman sebaya.
"Operasi ini kami lakukan sedini mungkin agar saat anak masuk playgroup atau SD, kondisi bibirnya sudah rapi sehingga kepercayaan dirinya lebih baik dan terhindar dari potensi bullying," ujar Benjamin.
Selain berdampak pada aspek sosial, operasi juga membantu memperbaiki kemampuan berbicara. Perbaikan struktur bibir dan langit-langit mulut membuat proses artikulasi menjadi lebih jelas sehingga anak dapat berkomunikasi secara normal.
Dari sisi medis, operasi dini juga penting untuk mencegah aspirasi, yakni kondisi ketika makanan atau minuman masuk ke saluran pernapasan yang dapat membahayakan kesehatan anak.
Baca juga: Embarkasi Haji di Bandara Dhoho Kediri 2027, DPRD Jatim Minta Pemda Maksimalkan Peluang UMKM
Benjamin menegaskan seluruh layanan operasi dalam program ini diberikan secara gratis tanpa menggunakan BPJS Kesehatan maupun pungutan biaya apa pun.
"Ini murni kegiatan sosial. Tidak menggunakan BPJS dan masyarakat tidak dipungut biaya sama sekali. Kami ingin pelayanan kesehatan ini benar-benar bisa diakses oleh masyarakat yang membutuhkan," tegas legislator Fraksi Gerindra dari Dapil Jatim II Sidoarjo tersebut.
Tak hanya memberikan layanan operasi, RS Sheila Medika juga memastikan seluruh pasien memperoleh pendampingan hingga proses penyembuhan selesai. Bagi pasien yang berasal dari luar daerah, termasuk Madura, rumah sakit tetap melakukan pemantauan pascaoperasi agar hasil tindakan medis berjalan optimal.
"Yang terpenting operasinya dilakukan dengan baik. Setelah itu kontrol luka bisa dilakukan di fasilitas kesehatan terdekat, tetapi kami tetap mendampingi sampai pasien benar-benar sembuh," jelasnya.
Baca juga: Lilik DPRD Jatim: Demokrasi Berkualitas Berawal dari Masyarakat yang Cerdas
Meski dilaksanakan secara gratis, Benjamin memastikan seluruh prosedur tetap mengedepankan standar keselamatan pasien. Untuk operasi bibir sumbing, pasien harus berusia minimal tiga bulan dengan berat badan sedikitnya lima kilogram.
Sedangkan operasi sumbing langit-langit diperuntukkan bagi anak berusia minimal 10 bulan dengan berat badan minimal 10 kilogram agar aman menjalani pembiusan total.
Melihat tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan tersebut, Benjamin berkomitmen menjadikan operasi bibir sumbing gratis sebagai program rutin setiap bulan melalui kolaborasi Komisi E DPRD Jawa Timur dan RS Sheila Medika.
Masyarakat yang memiliki anak atau anggota keluarga dengan kondisi bibir sumbing dapat mendaftarkan diri pada pelaksanaan berikutnya melalui Front Office RS Sheila Medika di nomor 0822-4425-1088 atau IGD di 0878-0888-9988.
Editor : Setiadi