Sri Wahyuni Kagumi Lukisan SBY: Lima Tahun Melukis, Hasilnya Profesional

Reporter : Alkalifi Abiyu
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menunjukkan karya lukisnya saat pameran 95 lukisan di Hotel Vasa Surabaya, Selasa (15/9/2026).

Lingkaran.net - Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menunjukkan sisi lain kehidupannya melalui karya seni. Sekitar 95 lukisan SBY dipamerkan di Hotel Vasa Surabaya, Selasa (15/9/2026). 

Pameran tunggal tersebut turut mendapat perhatian Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sri Wahyuni. Usai melihat langsung karya-karya SBY, legislator Partai Demokrat itu mengaku terkesan dengan kualitas lukisan yang dihasilkan. 

Baca juga: SBY Pamer 95 Lukisan di Surabaya, Bicara Ani Yudhoyono hingga Sikap Tak Cawe-cawe Kekuasaan

Menurut Sri Wahyuni, kemampuan SBY mengolah objek ke dalam kanvas terbilang luar biasa, terlebih SBY baru sekitar lima tahun menekuni seni lukis. 

“Bagus-bagus. Pak SBY itu, walaupun baru lima tahun menggeluti dunia lukisan, tapi lukisannya sudah sangat luar biasa. Seperti lukisan profesional,” ujar Sri Wahyuni. 

Ia juga menyoroti sejumlah lukisan yang dibuat berdasarkan objek yang dilihat langsung SBY ketika berada di suatu tempat. Detail dan kemiripan objek dengan kondisi aslinya, menurut dia, menjadi salah satu kekuatan karya SBY. 

“Beberapa itu diambil langsung di tempat dan hasilnya sangat luar biasa. Sangat mirip sekali dengan realnya. Luar biasa, lukisannya bagus-bagus,” katanya. 

Namun, bagi Sri Wahyuni, daya tarik lukisan SBY bukan semata-mata soal teknik. Sejumlah karya justru menyimpan cerita dan emosi yang kuat.
Salah satunya lukisan Bendera Merah Putih yang dikerjakan dalam waktu kurang dari 24 jam.  

Karya tersebut dinilai merefleksikan rasa nasionalisme SBY sekaligus penghormatan terhadap momentum kemerdekaan Indonesia. 

Ada pula Debur Ombak Pantai Pacitan, yang membawa suasana kampung halaman SBY ke dalam kanvas. Sementara karya Langit Senja memiliki sisi emosional karena berkaitan dengan mendiang Ani Yudhoyono. 

Baca juga: Porprov Jatim 2027 di Surabaya, Eri Cahyadi Bidik 250 Medali Emas

Lukisan-lukisan tersebut, menurut Sri Wahyuni, memperlihatkan bagaimana seni menjadi medium bagi SBY untuk menuangkan pengalaman, kenangan, nasionalisme hingga perasaan pribadi. 

“Kalau melihat lukisan-lukisan beliau, ternyata banyak cerita dan makna yang dituangkan di dalamnya,” ujarnya. 

Sri Wahyuni pun mengajak masyarakat Surabaya dan sekitarnya datang langsung ke lokasi pameran. Menurutnya, pameran yang berlangsung hingga 29 September 2026 itu menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal SBY dari sisi yang berbeda. 

“Pada hari ini hingga 29 September 2026 ada pameran tunggal lukisan SBY di Hotel Vasa Surabaya. Mungkin barangkali masyarakat Surabaya dan sekitarnya, biar tidak penasaran, langsung datang saja ke sini, ke Tower Lantai 25,” katanya. 

Baca juga: Pesan Rasiyo DPRD Jatim untuk Pelajar Surabaya: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan

Pameran tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa setelah meninggalkan panggung pemerintahan dan politik praktis, SBY menemukan ruang ekspresi lain melalui seni lukis. 

Dari kanvas, SBY tidak hanya menghadirkan pemandangan dan objek, tetapi juga menuangkan perjalanan hidup, kecintaan terhadap tanah air, kenangan bersama Ani Yudhoyono hingga refleksi terhadap berbagai persoalan kehidupan. 

Sri Wahyuni berharap kehadiran pameran tersebut dapat ikut memperkuat ruang apresiasi seni dan budaya di Jawa Timur. 

“Biar tidak penasaran, langsung datang saja ke sini. Lukisannya bagus-bagus,” pungkasnya.

Editor : Setiadi

Politik & Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru