x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Pesan Penting Gus Ulib Soal Rencana Kementerian Haji: Dana Umat Harus Amanah

Avatar Alkalifi Abiyu

Umum

Lingkaran.net - Rencana pemerintah menaikkan status Badan Penyelenggara (BP) Haji menjadi kementerian mendapat dukungan dari kalangan pesantren. Salah satunya datang dari Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang, KH Zainul Ibad As’ad, atau yang akrab disapa Gus Ulib.

Menurut Gus Ulib, langkah pemerintah ini memang terbilang terlambat, namun tetap patut diapresiasi karena menjadi upaya serius dalam meningkatkan kualitas pelayanan haji bagi umat Islam Indonesia.

“Kita mendukung sekali rencana pemerintah untuk menaikkan kelas Badan Penyelenggara Haji menjadi kementerian. Meski terlambat, tapi langkah ini bagus karena ada kesetaraan dengan kepengurusan haji Arab Saudi. Indonesia sangat memerlukan manajemen haji dan umrah yang profesional, mengingat ada sekitar dua juta orang Indonesia yang berangkat umrah setiap tahunnya,” ujar Gus Ulib, Jumat (22/8/2025).

Gus Ulib mengingatkan bahwa perubahan status ini harus dibarengi keseriusan pemerintah, terutama dalam pengelolaan dana haji yang selama ini dikelola oleh Kementerian Agama. 

Menurutnya, transparansi dan profesionalisme menjadi kunci agar kementerian baru ini tidak sekadar formalitas.

“Harus hati-hati. Kementerian Haji harus punya karakteristik pelayanan yang baik dan profesional. Kalau nantinya tidak ada perbaikan, bahkan sama dengan sebelumnya, itu kegagalan. Dana yang dikelola tidak kecil, sehingga harus betul-betul amanah,” tegasnya.

Ia menambahkan, kementerian yang mengurus ibadah seperti haji memiliki nilai religius yang tinggi. Karena itu, kasus korupsi di lembaga ini akan menjadi preseden buruk dan mencederai umat.

Lebih lanjut, Gus Ulib menilai Presiden RI harus memberikan dukungan penuh terhadap pembentukan Kementerian Haji. Menurutnya, kewenangan penuh dan dukungan politik sangat diperlukan karena persoalan haji berkaitan langsung dengan kebijakan pemerintah Arab Saudi.

“Presiden harus membackup penuh agar masalah laten haji, seperti antrean panjang jutaan jamaah dan akses pelayanan di Arab Saudi, bisa segera terurai. Kalau ini dijalankan dengan benar, insyaAllah pelayanan haji Indonesia akan lebih fokus dan berkualitas,” tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan adanya wacana untuk menaikkan status Badan Penyelenggara Haji (BPH) menjadi kementerian. Menurutnya, perubahan status ini penting untuk memudahkan koordinasi dengan pemerintah Arab Saudi sekaligus meningkatkan pelayanan kepada jamaah haji Indonesia.

Indonesia sendiri setiap tahunnya memberangkatkan ratusan ribu jamaah haji, sementara jamaah umrah asal Indonesia mencapai sekitar dua juta orang per tahun. 

Dengan jumlah sebesar itu, keberadaan kementerian khusus diyakini akan memberi dampak besar terhadap kualitas pelayanan ibadah haji dan umrah.

Artikel Terbaru
Minggu, 24 Mei 2026 13:41 WIB | Politik & Pemerintahan

Gus Fawait Lantik 734 Kepala Sekolah di Jember, Siap Dievaluasi Setiap 6 Bulan

Lingkaran.net - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melakukan pelantikan massal ratusan kepala sekolah tingkat SD dan SMP di lingkungan Dinas Pendidikan ...
Minggu, 24 Mei 2026 13:26 WIB | Umum

KPK Ingatkan Bibit Korupsi Ada di Kebiasaan Sehari-hari

Lingkaran.net - Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Amir Arief, mengingatkan bahwa praktik korupsi bernilai besar ...
Minggu, 24 Mei 2026 13:17 WIB | Politik & Pemerintahan

DPRD Jatim dan Kejati Kompak Kawal Aset Daerah, Adam Rusydi: Jangan Sampai Lepas

Lingkaran.net - Sinergi antara legislatif dan aparat penegak hukum di Jawa Timur terus diperkuat. DPRD Jawa Timur bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim ...