x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

DPRD Jatim Curiga WFH Disalahgunakan, ASN Diminta Kirim Live Location

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur mendapat sorotan dari legislatif.

DPRD Jatim meminta agar kebijakan tersebut tidak hanya bersifat formalitas, tetapi benar-benar dijalankan secara disiplin dan terukur. 

Anggota Komisi A DPRD Jatim, Freddy Poernomo, menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap ASN yang bekerja dari rumah. Ia menilai, tanpa mekanisme kontrol yang jelas, kebijakan WFH berpotensi menurunkan kinerja aparatur. 

“WFH harus dijalankan dengan serius. Harus ada aturan main yang jelas agar tetap terkontrol,” ujarnya saat dikonfirmasi Lingkaran.net, Rabu (25/3/2026). 

Freddy mengusulkan agar Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim menetapkan sistem pengawasan berbasis teknologi, salah satunya dengan mewajibkan ASN yang menjalankan WFH untuk mengirimkan live location selama jam kerja. 

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan ASN benar-benar bekerja dari lokasi yang semestinya serta tetap berada dalam koridor tugas kedinasan. 

“ASN yang WFH sebaiknya mengirim live location sebagai bentuk kontrol. Ini penting untuk menjaga disiplin dan akuntabilitas,” tegas politisi Partai Golkar ini. 

Ia menambahkan, kebijakan WFH tidak boleh dimaknai sebagai kelonggaran bekerja tanpa pengawasan. Justru, diperlukan sistem monitoring yang lebih adaptif agar produktivitas tetap terjaga meski tidak berada di kantor. 

Freddy juga mendorong Pemprov Jatim melalui BKD untuk segera menyusun regulasi teknis yang mengatur mekanisme WFH secara rinci, termasuk indikator kinerja, pola pelaporan, hingga sanksi bagi pelanggaran. 

Dengan pengawasan yang jelas, ia optimistis kebijakan WFH dapat berjalan efektif tanpa mengorbankan kualitas pelayanan publik. 

“Intinya, fleksibilitas kerja harus diimbangi dengan kedisiplinan. Jangan sampai pelayanan kepada masyarakat justru terganggu,” pungkasnya.

Artikel Terbaru
Rabu, 25 Mar 2026 20:19 WIB | Umum

Banjir Pasuruan Terparah Tahun Ini, 6.650 Rumah Terendam hingga 1,5 Meter

Lingkaran.net - Hujan dengan intensitas sangat deras disertai angin kencang yang mengguyur Kabupaten Pasuruan selama lebih dari dua jam, Selasa (24/3/2026) ...
Rabu, 25 Mar 2026 20:02 WIB | Politik & Pemerintahan

Bupati Lumajang Ajak ASN Perkuat Integritas dan Pelayanan Publik

Lingkaran.net - Hari pertama masuk kerja pasca libur Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk meneguhkan kembali komitmen ...
Rabu, 25 Mar 2026 19:07 WIB | Umum

Banjir Parah Pasuruan, BPBD Jatim Gerak Cepat di Hari Pertama Kerja

Lingkaran.net - Hari pertama masuk kerja pasca libur, jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur langsung bergerak cepat merespons bencana ...