Lingkaran.net - Kontestasi perebutan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur dalam Musyawarah Daerah (Musda) VII mulai memasuki fase krusial. Memasuki H-1 penutupan pendaftaran, persaingan justru masih terkesan sunyi.
Anggota Steering Committee (SC) atau Panitia Pengarah Musda VII DPD Partai Demokrat Jatim, dr Agung Mulyono, mengungkapkan hingga Rabu (19/8/2026), baru dua nama yang diketahui telah mengambil formulir pendaftaran bakal calon Ketua DPD Demokrat Jatim.
Keduanya yakni petahana Emil Elestianto Dardak, serta Wisnu Wardhana mantan Ketua DPC Demokrat Kota Surabaya. Namun, hingga kini belum ada satu pun yang mengembalikan formulir pendaftaran.
“Baru satu, Wisnu Wardhana, Pak Emil Dardak sudah mengambil (formulir, red), tapi keduanya belum mengembalikan formulir,” kata Agung saat dikonfirmasi, Rabu (19/8).
Bendahara DPD Demokrat Jatim ini menegaskan, para kandidat masih memiliki waktu hingga batas akhir pendaftaran pada 20 Agustus 2026. Pengembalian formulir bahkan masih dibuka hingga malam hari.
“Batas akhirnya 20 Agustus untuk mengembalikan. Sampai malam,” ujarnya.
Situasi tersebut membuat bursa Ketua Demokrat Jatim masih menyimpan teka-teki politik. Terlebih, Emil yang saat ini memegang kendali organisasi Demokrat Jatim belum secara terbuka menyatakan langkah politiknya dalam Musda VII.
Sebelumnya, Emil memilih memberikan jawaban diplomatis ketika ditanya mengenai waktu pengambilan formulir pencalonan. Usai menghadiri rapat paripurna DPRD Jatim, Selasa (18/8/2026), Emil meminta publik menunggu pengumuman dari dirinya.
“Nanti, tunggu aja. Kita kabarin rekan-rekan nanti,” kata Emil.
Emil kemudian menegaskan bahwa dirinya masih berstatus sebagai Ketua DPD Demokrat Jatim.
“Saya kan Ketua DPD, kapan saja sudah keambil formulir itu,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Emil belum keluar dari gelanggang perebutan kursi Ketua Demokrat Jatim.
Sebaliknya, sikap tersebut juga menunjukkan bahwa mantan Bupati Trenggalek itu masih memilih menjaga strategi politiknya hingga momentum yang dianggap tepat.
Dengan batas pengembalian formulir pada 20 Agustus malam, babak awal perebutan kursi Ketua Demokrat Jatim kini memasuki fase “last minute”.
Emil masih memegang kartu sebagai petahana, sementara Wisnu Wardhana telah lebih dulu menunjukkan keseriusannya dengan mengambil formulir.
Editor : Setiadi