x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Dari Keterbatasan Menuju Prestasi: Perjalanan Emas Siswa Inklusi di Ajang Disability Fest

Avatar Redaksi

Hype

Sidoarjo, Lingkaran.net Di usia yang masih sangat muda, Addin Abbasyi Muhammad, seorang siswa berkebutuhan khusus dari SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo, telah berhasil membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi.

Dalam ajang Disability Fest 2024, Addin berhasil meraih juara tiga dalam lomba Tahfizhul Qur'an, sebuah capaian yang menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Addin, yang saat ini duduk di kelas satu Al Farabi, dikenal oleh teman-teman dan gurunya sebagai anak yang penuh semangat dan tekun dalam belajar.

Meski memiliki tantangan tersendiri, Addin tak pernah menyerah. Setiap hari, ia dengan penuh dedikasi mempelajari dan menghafalkan ayat-ayat Al-Qur'an, sebuah usaha yang akhirnya membuahkan hasil gemilang di ajang Disability Fest.

Menurut Fatmawati, Koordinator Inklusi SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo, Addin adalah contoh nyata dari pepatah “falikulli syai’in maziiyah” yang berarti setiap individu memiliki kelebihannya masing-masing.

“Keberhasilan Addin ini bukan hanya prestasi individu, tetapi juga bukti bahwa dengan dukungan yang tepat dari keluarga dan sekolah, setiap anak, tak peduli apapun kebutuhannya, dapat mengembangkan potensi terbaiknya,” ujar Fatmawati penuh kebanggaan.

Kepala SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo, Nana Liesdiana, juga menyatakan bahwa prestasi Addin merupakan bukti komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan inklusi yang berkualitas.

“Pencapaian Addin ini bukan hanya kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga harapan bagi banyak anak berkebutuhan khusus di luar sana. Ini menunjukkan bahwa mereka juga bisa berprestasi dan memiliki masa depan yang cerah,” kata Nana.

Keberhasilan Addin tentu tidak lepas dari peran orang tua dan guru yang terus memberikan dukungan tanpa henti. Dalam sebuah wawancara singkat, Addin mengungkapkan rasa syukurnya atas segala dorongan dan motivasi yang ia terima.

“Saya sangat senang bisa meraih juara. Saya akan terus berusaha menjadi lebih baik lagi dan berterima kasih kepada semua yang telah mendukung saya,” ucapnya dengan senyum.

Cerita Addin ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keterbatasan fisik atau mental bukanlah halangan untuk meraih mimpi. Dengan semangat, ketekunan, dan dukungan yang tepat, setiap anak memiliki peluang untuk bersinar di bidangnya masing-masing.

Sosok Addin tidak hanya menginspirasi sesama anak berkebutuhan khusus, tetapi juga menjadi teladan bagi semua orang untuk terus berjuang mencapai impian, tak peduli seberapa besar tantangannya.

Reporter: Achmad Rifaldi Maulana/mg

Artikel Terbaru
Sabtu, 23 Mei 2026 17:50 WIB | Edukasi

PNM Mengajar Masuk SMKN 10 Surabaya, Bekali Siswa Mental Wirausaha

Para siswa SMK memiliki posisi yang unik dalam dunia pendidikan. Mereka dipersiapkan untuk lebih cepat mengenal dunia kerja, beradaptasi dengan industri, ...
Sabtu, 23 Mei 2026 12:20 WIB | Hype

Westlife Konser di GBK Indonesia 2027, Ini 10 Lagu Hits Wajib Dihafal

Lingkaran.net - Westlife dikabarkan akan melaksanakan konser di Indonesia pada 23 Januari 2027. Konser bertajuk “Westlife 25: The Anniversary World Tour” ini ak ...
Sabtu, 23 Mei 2026 11:30 WIB | Politik & Pemerintahan

Reses di Sidotopo Wetan, Saifuddin Soroti Akses Sekolah Negeri hingga Keluhan Curanmor

Kota Surabaya sebagai kota metropolitan ternyata masih menyimpan sejumlah persoalan krusial bagi warganya. Berbagai hal mulai dari pendidikan, penertiban PKL ...