x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Retribusi Pasar di Jember Naik Hingga 200 Persen, Gus Fawait Siapkan Perbup Pro Rakyat Jika Terpilih Bupati

Avatar Redaksi

Umum

Jember, Lingkaran.net Sejumlah pedagang di Jember mengeluhkan kenaikan retribusi pasar hingga 200 persen yang terjadi beberapa waktu terakhir. Kenaikan ini dinilai memberatkan pedagang kecil yang menggantungkan hidupnya di pasar tradisional.

Calon Bupati Jember, Muhammad Fawait, atau yang akrab disapa Gus Fawait, menyoroti permasalahan ini dan menawarkan solusi konkrit jika terpilih sebagai Bupati Jember pada Pilkada 2024.

Dalam kunjungannya ke Pasar Tradisional di Jember, Gus Fawait mendengarkan langsung keluhan para pedagang terkait kenaikan retribusi yang dinilai tidak sebanding dengan kondisi pasar yang ada. Banyak pedagang menyampaikan kondisi ekonomi mereka semakin terjepit akibat kebijakan tersebut.

"Saya mendapat banyak keluhan dari para pedagang soal kenaikan retribusi yang mencapai 200 persen. Ini jelas membebani mereka, terutama pedagang kecil," kata Gus Fawait, di sela-sela dialog dengan pedagang, Selasa (1/10/2024).

Gus Fawait berjanji, jika terpilih sebagai Bupati Jember, ia akan segera mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) yang menetapkan pemberian subsidi retribusi pasar.

"Kami berkomitmen untuk mengembalikan retribusi pasar ke tarif semula, bahkan jika perlu, kita akan memberikan insentif kepada pedagang yang benar-benar membutuhkan," tambahnya.

Tidak hanya soal retribusi, Gus Fawait juga menyoroti minimnya pembangunan dan perbaikan infrastruktur pasar. Menurutnya, pasar tradisional seharusnya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi lokal yang perlu diperhatikan.

"Kami ingin memastikan pasar-pasar tradisional di Jember bisa lebih bersih, nyaman, dan aman untuk para pedagang maupun pembeli. Pembangunan infrastruktur pasar akan menjadi prioritas," tegasnya.

Menurut Gus Fawait, kemajuan pasar tradisional sangat penting untuk menumbuhkan perekonomian lokal dan mengurangi ketimpangan pendapatan di Jember.

"Jika pasar tradisional maju, perekonomian wong cilik akan meningkat, dan ini dapat mengurangi kemiskinan di Jember," katanya optimis.

Kenaikan retribusi pasar yang dinilai tidak proporsional ini menjadi isu sensitif bagi pedagang. Mereka berharap, dengan adanya komitmen Gus Fawait, kebijakan yang memberatkan tersebut dapat segera diubah dan membawa dampak positif bagi ekonomi lokal Jember. Alkalifi Abiyu

Artikel Terbaru
Kamis, 24 Sep 2026 18:18 WIB | Politik & Pemerintahan

Banyak Kepala Dinas Absen Paripurna DPRD Jatim, Sekdaprov: Ada Catatan

Lingkaran.net - Sejumlah kepala dinas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur beberapa kali tidak hadir dalam rapat paripurna DPRD Jatim. Kondisi tersebut ...
Kamis, 24 Sep 2026 17:35 WIB | Umum

KPK Geledah Kanwil BPN Jatim, Penyidikan Korupsi ATR/BPN Makin Meluas

Lingkaran.net - Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN berlanjut ke level ...
Kamis, 24 Sep 2026 16:06 WIB | Politik & Pemerintahan

RAPBD Jatim 2027 Tembus Rp27 Triliun, Demokrat Soroti Kualitas Belanja

Lingkaran.net - Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Timur meminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur tidak sekadar mengejar kesesuaian administratif dalam penyusunan ...