x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

DLH Surabaya Gencarkan Edukasi dan Penegakan Perda Sampah, Warga Diminta Aktif Melapor

Avatar Redaksi

Editor's Choice

Surabaya , Lingkaran.net---Dinas Lingkungan Hidup / DLH Surabaya kini mengintensifkan edukasi kepada masyarakat terkait perilaku membuang sampah pada tempatnya.

Langkah ini sejalan dengan penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya Nomor 5 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah dan Kebersihan di Kota Pahlawan.

Kepala DLH Surabaya, Dedik Irianto, mengimbau seluruh warga untuk segera melaporkan jika menemukan tumpukan sampah di jalan atau lokasi yang tidak semestinya agar segera ditindaklanjuti oleh petugas.

“Kami juga selalu mengedukasi warga untuk melaporkan apabila melihat seseorang membuang sampah sembarangan. Dengan laporan tersebut, yang bersangkutan dapat dikenakan sanksi sesuai dengan Perda yang berlaku,” ujar Dedik, Senin (5/5/2025).

Dedik mencontohkan penanganan cepat laporan warga terkait tumpukan sampah di kawasan Pandegiling.

Ia menjelaskan bahwa tumpukan sampah tersebut merupakan hasil kegiatan kerja bakti warga dalam program Surabaya Bergerak pada Minggu (4/5/2025).

“Jadi, itu adalah bagian dari kerja bakti Surabaya Bergerak. Warga telah menentukan titik lokasi pengumpulan sampah sebelum diangkut oleh DLH,” terangnya.

Dedik menjelaskan, setiap hari Minggu, rata-rata terdapat 150 hingga 200 titik lokasi kerja bakti warga di berbagai wilayah Surabaya.

Dia memastikan seluruh sampah dari kegiatan tersebut telah dibersihkan pada hari yang sama, meskipun proses pengangkutannya dilakukan secara bertahap.

“Memang harus menunggu giliran pengangkutan. Namun, untuk kasus di Pandegiling kemarin, tumpukan sampah belum sempat diangkut sudah difoto oleh seseorang yang melintas,” ungkapnya.

Dedik juga menyampaikan mekanisme program Surabaya Bergerak. Bahwa warga yang ingin mengadakan kerja bakti akan mengusulkan lokasi dan titik penjemputan sampah melalui aplikasi Surabaya Bergerak.

DLH memiliki kuota maksimal 200 lokasi setiap minggunya, sehingga apabila kuota habis maka warga akan diarahkan untuk mendaftar pada minggu berikutnya.

Dedik menambahkan, dalam proses pembersihan sampah hasil kerja bakti pihaknya turut dibantu Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) dengan menggunakan alat berat.(*Hafiahza)

 

Artikel Terbaru
Senin, 03 Agu 2026 12:57 WIB | Ekbis

Fraksi PDIP DPRD Jatim Minta Semua Kapal Dicek Sebelum Berlayar Usai Tragedi KMP Mutiara Sentosa 2

Lingkaran.net - Musibah kebakaran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa 2 di perairan Sumenep, Madura yang merenggut lima korban jiwa mendapat ...
Senin, 03 Agu 2026 12:11 WIB | Olahraga

Dulu Main di Indonesia, 2 Pemain Ini Sekarang Bertarung di Kompetisi Tertinggi Eropa

Panggung sepak bola Eropa musim 2026/2027 menjadi saksi kiprah dua legiun asing alumni Liga 1 atau Indonesia Super League. ...
Senin, 03 Agu 2026 11:44 WIB | Politik & Pemerintahan

Tragedi Kapal Mutiara Sentosa 2 Terbakar, Ketua Komisi D DPRD Jatim Desak Evaluasi

Lingkaran.net - Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur, Abdul Halim, menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara ...