x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

BEM Nusantara Gugat Budi Arie: Negara Tak Boleh Kalah oleh Judi Online!

Avatar Redaksi

Nasional

Surabaya, Lingkaran.net Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara angkat suara lantang terkait maraknya praktik judi online di Indonesia yang menyeret nama mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi.

Dalam pernyataan resminya, BEM Nusantara menyatakan keprihatinan mendalam dan menuntut Presiden RI serta aparat penegak hukum untuk tidak tinggal diam.

"Judi online bukan sekadar pelanggaran hukum. Ini adalah wabah sosial yang menggerogoti masa depan bangsa!" tegas Moh Mahshun Al Fuadi, Koordinator Sosial Politik BEM Nusantara, dalam rilis yang diterima redaksi Lingkaran.net.

Data Tak Bisa Dibantah: Anak Muda Jadi Korban

Mengutip laporan PPATK tahun 2023, tercatat lebih dari Rp80 triliun perputaran uang yang terdeteksi dalam transaksi judi online. Ironisnya, mayoritas pelaku berada pada rentang usia 15–30 tahun—generasi yang seharusnya jadi tulang punggung bangsa.

"Generasi muda makin rentan karena negara lamban. Ini alarm moral bagi kita semua," kata Mahshun.

Budi Arie Disebut dalam Dakwaan

Nama Budi Arie, kini menjabat sebagai Menteri Koperasi dan UKM, muncul dalam surat dakwaan kasus mafia judi online yang dibacakan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Mei 2025.

Jaksa mengungkap dugaan keterlibatan Budi Arie dalam proses perekrutan staf yang terkait pengumpulan data situs judi online. Bahkan disebut adanya alokasi keuntungan hingga 50 persen untuk sang menteri.

Meski belum terbukti secara hukum, dan Budi Arie telah membantah semua tuduhan, BEM Nusantara menegaskan bahwa penyebutan dalam dakwaan adalah alasan sah untuk penyelidikan menyeluruh.

Tuntutan Tegas Mahasiswa

Dalam pernyataannya, BEM Nusantara mengajukan lima tuntutan utama:• Presiden RI diminta mengevaluasi dan mencopot Budi Arie bila terbukti lalai atau terlibat.• Kejaksaan Agung dan KPK diminta mengusut aliran dana dan potensi gratifikasi dari bisnis judi online.• DPR RI didesak membentuk Pansus Khusus Judi Online dan memanggil Menteri Komdigi secara terbuka.• Penegakan hukum tanpa pandang bulu, demi keadilan yang merata.• Gerakan moral masyarakat dan mahasiswa untuk melawan normalisasi judi digital.

Suara Mahasiswa, Peringatan untuk NegaraBEM Nusantara menutup pernyataannya dengan kalimat yang menggetarkan:

"Negara tidak boleh kalah oleh algoritma jahat. Jika pejabat publik membiarkan, bahkan terlibat dalam kejahatan ini, maka kami, mahasiswa Indonesia, akan berdiri di barisan depan untuk menegakkan integritas bangsa." Alkalifi Abiyu

Artikel Terbaru
Kamis, 22 Okt 2026 23:38 WIB | Politik & Pemerintahan

Indra Widya Agustina Dorong Sinergi Pemprov dan DPRD, Alsintan Jadi Pengungkit Produktivitas Petani Pacitan

Lingkaran.net - Sinergi pemerintah dan DPRD Jawa Timur dalam menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dinilai menjadi kunci untuk mendongkrak ...
Kamis, 22 Okt 2026 08:08 WIB | Umum

Hari Santri 2026, Gus Iwan DPRD Jatim Ingatkan Santri: Jangan Hanya Kuat Agama, Iptek Juga Penting

Lingkaran.net - Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum untuk memperkuat peran pesantren dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju ...
Rabu, 21 Okt 2026 20:19 WIB | Umum

Hari Santri Nasional 2026: Ini Tema, Makna, Jadwal Upacara, dan Daftar Kegiatannya

Lingkaran.net - Hari Santri Nasional 2026 bukan sekadar peringatan sejarah perjuangan ulama dan santri. Momentum 22 Oktober ini juga menjadi ajakan bagi ...