Emil Dardak Tak Tergoyahkan, Demokrat Kota Mojokerto Ungkap 3 Kandidat Sekretaris Jelang Musda

Reporter : Alkalifi Abiyu
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Mojokerto, Deny Novianto bersama jajaran pengurus.

Lingkaran.net - Dukungan terhadap Emil Elestianto Dardak semakin menguat jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Jawa Timur. Usai DPC Demokrat Banyuwangi, Demokrat Kota Mojokerto juga menaruh kepercayaan kepada pria yang juga Wakil Gubernur Jatim ini. 

Hal itu disampaikan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Mojokerto, Deny Novianto. Ia menyebut mayoritas Ketua DPC Demokrat se-Jawa Timur masih satu suara untuk kembali mengusung Emil memimpin partai berlambang mercy tersebut. 

Baca juga: Demokrat Jatim Klaim SPJ Banpol Rampung, Rp14,04 Miliar Segera Cair

Menurut Deny, jajaran pengurus DPC Demokrat Kota Mojokerto telah bulat menentukan sikap untuk mendukung Emil Dardak melanjutkan kepemimpinan sebagai Ketua DPD Demokrat Jawa Timur periode berikutnya. 

"Kami semua di kepengurusan DPC Kota Mojokerto sudah firm dan sepakat untuk mengusung Mas Emil Elestianto Dardak kembali menjadi Ketua DPD Demokrat Jatim. Bahkan ketua-ketua DPC se-Jatim mungkin satu suara untuk mendukung Mas Emil kembali," ujar Deny saat dikonfirmasi, Sabtu (20/6/2026). 

Deny yang juga anggota DPRD Kota Mojokerto ini menilai sosok Emil masih sangat dibutuhkan Partai Demokrat Jawa Timur. Selain memiliki ketokohan yang kuat di tingkat provinsi, suami Arumi Bachsin ini juga dinilai mampu mengayomi kader dan menjalankan roda organisasi secara baik. 

"Tentu figur seperti Mas Emil masih sangat kami butuhkan. Di samping ketokohannya di Jatim, beliau juga mengayomi dan bisa menjalankan roda organisasi dengan benar serta memahami berbagai persoalan yang ada di daerah," katanya. 

Menurut Deny, petahana masih sangat layak melanjutkan kepemimpinan Demokrat Jatim. Kepercayaan kader kepada Emil, lanjutnya, dibangun dari rekam jejak kepemimpinan dan kemampuan dalam mengelola organisasi partai. 

"Beliau masih sangat layak untuk melanjutkan kepemimpinan di Jatim. Banyak faktor yang membuat kami tetap percaya kepada beliau. Ketokohan dan kecakapannya menjadi prioritas kenapa kami harus mendukung beliau," tegasnya. 

Meski demikian, Deny mengingatkan bahwa Musda mendatang harus menjadi momentum untuk memperkuat organisasi. Pasca Pemilu dan Pilkada, Demokrat Jatim dihadapkan pada sejumlah tantangan yang membutuhkan perhatian serius dari kepengurusan baru. 

"Tantangan terbesar ke depan adalah penataan organisasi, penguatan visi misi dan program kerja, serta bentuk dukungan dan perhatian kepada DPC-DPC di daerah," ungkapnya. 

Baca juga: Jelang Musda Demokrat Jatim, Michael Sebut Semua DPC Kompak Dukung Emil Dardak

Terkait pelaksanaan Musda, Deny mengungkapkan bahwa komunikasi politik antara bakal calon Ketua DPD dengan DPC sudah mulai berjalan. Namun hingga kini, seluruh kader masih menunggu jadwal resmi Musda dari DPP Partai Demokrat. 

"Komunikasi sudah ada, tetapi kami masih menunggu jadwal Musda dari DPP. Harapan kami, DPP segera mengeluarkan jadwal Musda secepatnya," ujarnya. 

Bagi Deny, Musda Demokrat Jatim kali ini bukanlah ajang pergantian kepemimpinan, melainkan momentum untuk memperkuat kepemimpinan yang sudah terbukti berjalan baik. 

"Untuk Ketua DPD, kami masih percaya dan yakin atas kepemimpinan beliau. Insya Allah tidak tergoyahkan," katanya. 

Selain posisi ketua, Deny juga menyoroti pentingnya figur sekretaris dan bendahara yang mampu menjadi mitra strategis ketua DPD.  

Baca juga: Instruksi AHY dan Emil Dardak, Demokrat Jatim Luncurkan Program JUARA Setiap Jumat

Menurutnya, kedua posisi tersebut harus diisi kader yang memahami organisasi, mampu menerjemahkan arah kebijakan ketua, serta mengakomodasi kebutuhan DPC di daerah. 

"Menurut kami, sekretaris dan bendahara harus orang-orang yang paham organisasi, bisa menerjemahkan arah kebijakan ketua dan mengakomodir kepentingan teman-teman DPC. Kami berharap kader-kader yang berangkat dari bawah atau dari DPC bisa menempati posisi tersebut," jelas Deny. 

Ia pun menyebut sejumlah nama yang dinilai memiliki kapasitas untuk menduduki posisi strategis tersebut, di antaranya Michael Edy Hariyanto selaku Ketua DPC Demokrat Banyuwangi, Sukur Priyanto Ketua DPC Demokrat Bojonegoro serta Mugianto atau yang akrab disapa Obeng selaku Plt Sekretaris DPD Demokrat Jatim. 

"Sekretaris dan bendahara ibarat suami istri. Tentu kami serahkan pada calon ketua karena butuh linieritas hati pikiran dan tindakan dengan ketua DPD Demokrat Jatim," jelasnya.

"Di Jatim calon yang memenuhi kriteria ada Pak Michael dari Banyuwangi, ada Pak Sukur dari Bojonegoro dan ada Pak mugianto dari Trenggalek yang sekarang menempati posisi sebagai Plt sekretaris DPD," pungkasnya.

Editor : Setiadi

Politik & Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru