Lingkaran.net - Upaya meningkatkan budaya literasi terus digencarkan oleh Sekretariat DPRD Jawa Timur. Terbaru, mereka menghadirkan fasilitas “Pojok Srawung” sebagai ruang baca sekaligus ruang interaksi yang nyaman bagi pegawai maupun masyarakat.
Pojok Srawung ini dilengkapi dengan ratusan buku yang berjajar rapi, mulai dari literatur kebijakan publik, hukum, pemerintahan, hingga buku-buku pengembangan diri dan bacaan ringan. Penataan ruang yang santai dan terbuka diharapkan mampu menarik minat baca sekaligus menjadi tempat diskusi yang produktif.
Sekretariat DPRD Jatim menilai, kehadiran fasilitas ini bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian dari komitmen dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui literasi.
“Pojok Srawung ini kami hadirkan sebagai ruang alternatif untuk membaca, berdiskusi, dan bertukar gagasan. Harapannya, budaya literasi semakin tumbuh di lingkungan DPRD Jatim,” ujar Sekretaris DPRD Jawa Timur, Mohammad Ali Kuncoro, Rabu (1/4/2026).
Selain sebagai ruang baca, Pojok Srawung juga dirancang menjadi tempat “srawung” atau berinteraksi secara santai antarpegawai maupun tamu yang berkunjung.
Konsep ini mengedepankan suasana inklusif, di mana ide dan gagasan dapat berkembang melalui diskusi ringan namun bermakna.
Dengan adanya fasilitas ini, Sekretariat DPRD Jatim berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya administratif, tetapi juga edukatif dan inspiratif.
Ke depan, koleksi buku di Pojok Srawung akan terus ditambah dan diperbarui secara berkala, menyesuaikan dengan kebutuhan serta perkembangan isu-isu terkini, sehingga mampu menjadi sumber referensi yang relevan bagi semua kalangan.
Editor : Setiadi