Lingkaran.net - Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Jawa Timur, dinamika internal partai mulai menghangat. Tak hanya kursi Ketua DPD yang menjadi perhatian, posisi Sekretaris DPD juga mulai menyita sorotan.
Sejumlah nama kader senior dan berpengalaman mencuat dalam bursa kandidat, sementara para Ketua DPC kompak menegaskan pentingnya sosok sekretaris yang mampu menjadi penghubung, pemersatu, sekaligus memahami aspirasi kader hingga ke tingkat daerah.
Di antaranya Sukur Priyanto, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bojonegoro sekaligus anggota DPRD Bojonegoro lima periode. Kedua ada Kang Obeng, Ketua DPC Partai Demokrat yang kini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris DPD Partai Demokrat Jawa Timur serta dr. Agung, yang saat ini dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Bendahara DPD Partai Demokrat Jawa Timur.
Menanggapi berkembangnya berbagai nama tersebut, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi, dan Lumajang menilai sosok Sekretaris DPD ke depan harus memiliki pengalaman organisasi yang matang, kemampuan komunikasi yang baik, serta memahami karakter dan kebutuhan kader di seluruh daerah di Jawa Timur.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Situbondo, Janur Sasra Ananda, menegaskan bahwa jabatan Sekretaris DPD bukan sekadar posisi administratif, melainkan memiliki peran strategis sebagai penghubung antara kepengurusan tingkat provinsi dengan seluruh DPC.
"Kami berharap siapa pun yang nantinya dipercaya menjadi Sekretaris DPD mampu menjadi jembatan komunikasi yang baik antara DPD dan seluruh DPC di Jawa Timur. Sosok tersebut harus memahami kondisi, dinamika, dan aspirasi kader di daerah sehingga setiap kebijakan organisasi dapat berjalan selaras dengan kebutuhan di tingkat DPC," ujarnya.
Menurut Janur, keberhasilan kepengurusan DPD tidak hanya bergantung pada kepemimpinan ketua, tetapi juga ditentukan oleh kekompakan jajaran pengurus inti, terutama Sekretaris DPD yang memiliki peran sentral dalam menjaga koordinasi, konsolidasi, dan komunikasi organisasi.
Ia menambahkan, figur yang akan mengemban amanah tersebut diharapkan mampu memperkuat soliditas internal partai sekaligus memastikan aspirasi dari seluruh DPC dapat tersampaikan dengan baik kepada kepengurusan provinsi.
Meski sejumlah nama mulai bermunculan dalam bursa calon Sekretaris DPD, Janur menegaskan bahwa pandangan yang disampaikan murni merupakan aspirasi mengenai kriteria figur ideal dan tidak ditujukan kepada nama tertentu.
Menurutnya, penetapan kepengurusan definitif tetap menjadi kewenangan DPP Partai Demokrat sesuai mekanisme organisasi yang berlaku.
Editor : Setiadi