x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Pelajar SMP di Bojonegoro Sulap Limbah Bonggol Pisang Jadi Kandidat Pencegah Kanker

Avatar lingkaran.net

Edukasi

Lingkaran.net - Inovasi berbasis potensi lokal kembali lahir dari tangan pelajar Kabupaten Bojonegoro. Dua siswa SMP Negeri 1 Purwosari, Alvin Putra Pratama dan M. Ridwan Firdaus, sukses mengembangkan penelitian bertajuk “The Invisible Killer: Bio-Skrining Sitotoksisitas Musa paradisiaca sebagai Kandidat Agen Kemopreventif Alami”. 

Penelitian ini menjadi terobosan menarik dalam pemanfaatan limbah bonggol pisang sebagai bahan alternatif pencegah kanker berbasis alami. 

Berangkat dari tingginya angka penderita kanker serta mahalnya biaya pengobatan modern, kedua pelajar tersebut mencoba menghadirkan solusi sederhana namun bernilai ilmiah dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang melimpah di Bojonegoro.  

Selama ini, bonggol pisang hanya dianggap limbah pertanian tanpa nilai ekonomis dan kerap dibiarkan membusuk begitu saja. 

Melalui riset tersebut, bonggol pisang justru diolah menjadi bahan yang berpotensi sebagai agen kemopreventif, yakni senyawa yang mampu membantu mencegah perkembangan sel kanker. 

Tidak sekadar memanfaatkan limbah organik, Alvin dan Ridwan juga melakukan pengujian ilmiah terhadap kandungan aktif di dalam bonggol pisang.  

Proses ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol guna memperoleh senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, dan saponin. Ketiga senyawa tersebut dikenal memiliki aktivitas antioksidan tinggi dan efek sitotoksik yang mampu menghambat pertumbuhan sel abnormal. 

Keunggulan penelitian ini terletak pada pendekatan bio-skrining yang sederhana namun terukur. Kedua peneliti muda itu menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT), yakni pengujian menggunakan larva udang Artemia salina untuk mengetahui tingkat toksisitas ekstrak. 

Dalam pengujian tersebut, ekstrak bonggol pisang diuji dalam beberapa konsentrasi untuk melihat tingkat kematian larva sebagai indikator potensi sitotoksisitas. Semakin kecil nilai LC50 yang dihasilkan, maka semakin besar pula potensi ekstrak tersebut sebagai kandidat agen antikanker alami. 

Tak berhenti di situ, penelitian ini juga dilengkapi dengan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode berbasis larutan iodin. Pengujian tersebut bertujuan mengetahui kemampuan ekstrak dalam menetralisir radikal bebas yang menjadi salah satu pemicu utama kerusakan DNA dan awal terbentuknya sel kanker. 

Selain memiliki manfaat di bidang kesehatan, inovasi bertajuk The Invisible Killer ini juga membawa nilai keberlanjutan lingkungan. Pemanfaatan bonggol pisang sebagai bahan utama menjadi bentuk nyata upcycling limbah organik menjadi produk bernilai guna tinggi. 

Dengan demikian, inovasi tersebut menghadirkan dua manfaat sekaligus, yakni solusi kesehatan berbasis bahan alami dan upaya pengurangan limbah pertanian di tengah masyarakat. 

Penelitian yang dilakukan sejak April hingga Agustus 2026 itu dikerjakan secara mandiri di laboratorium sekolah dengan pendampingan guru serta dukungan berbagai pihak, mulai dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), BRIDA, Dinas Kesehatan, hingga aparat Kecamatan Purwosari. 

Dukungan lintas sektor tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendorong lahirnya inovasi dari generasi muda. 

Melalui penelitian ini, Alvin dan Ridwan berharap bonggol pisang yang selama ini dianggap “tak terlihat” dapat menjadi solusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menghadirkan alternatif pencegahan penyakit yang lebih terjangkau dan ramah lingkungan. 

Karya ilmiah pelajar SMP Negeri 1 Purwosari ini sekaligus menjadi bukti bahwa generasi muda Bojonegoro mampu menghadirkan inovasi kreatif, solutif, dan berbasis potensi lokal untuk menjawab tantangan global di bidang kesehatan maupun lingkungan.

Humas Pemkab Bojonegoro

Artikel Terbaru
Rabu, 06 Mei 2026 20:42 WIB | Umum

Wujudkan Sidoarjo Bersih, Dedi DPRD Jatim Dorong Optimalisasi TKD untuk TPST

Lingkaran.net - Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur, Dedi Irwansa, meninjau langsung lokasi bakal akses calon Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) yang ...
Rabu, 06 Mei 2026 17:26 WIB | Politik & Pemerintahan

Fraksi Gerindra Puji Kinerja Bank Jatim, Bank UMKM, dan PJU, Tapi Tetap Beri Catatan Kritis

Lingkaran.net - Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Timur mendorong penguatan tata kelola dan peningkatan kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terhadap ...
Rabu, 06 Mei 2026 16:49 WIB | Ekbis

Ekonomi Kuartal I Tumbuh 5,61%, YRJI: Bukti Kinerja Presiden Prabowo di Jalur Tepat

Lingkaran.net - Capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,61 persen pada kuartal I menjadi sinyal positif di tengah ketidakpastian global. Angka tersebut ...