x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Dari Soemitro ke Bung Karno, GMNI Soroti Hilirisasi dan Kedaulatan Ekonomi

Avatar Alkalifi Abiyu

Umum

Lingkaran.net - Di tengah gempuran dinamika ekonomi global dan ketatnya persaingan industri dunia, gagasan tentang kemandirian ekonomi kembali mengemuka.

DPP Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menilai pemikiran ekonom legendaris Indonesia, Soemitro Djojohadikusumo, masih sangat relevan untuk menjawab tantangan pembangunan nasional saat ini, khususnya dalam memperkuat industrialisasi dan hilirisasi nasional. 

Ketua Bidang Industri dan Hilirisasi DPP GMNI, Prima Dwi Dzaldi, menegaskan bahwa pemikiran Soemitro dalam buku Industri dalam Pembangunan sejatinya merupakan peta jalan menuju ekonomi nasional yang mandiri dan berdaya saing. 

Menurut Prima, Soemitro sejak jauh hari telah mengingatkan bahwa industrialisasi bukan sekadar alat pertumbuhan ekonomi, melainkan fondasi utama untuk menciptakan nilai tambah, memperkuat pasar domestik, sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi rakyat Indonesia. 

“Gagasan Prof. Soemitro bukan sekadar teori ekonomi masa lalu, tetapi sebuah cetak biru visioner. Struktur ekonomi yang kuat hanya bisa dibangun jika industrialisasi ditempatkan sebagai pilar utama pembentukan nilai tambah,” ujar Prima dalam refleksinya, Senin (18/5/2026). 

Ia menilai agenda hilirisasi nasional yang saat ini terus digencarkan pemerintah harus diperkuat secara serius. Indonesia, kata dia, tidak boleh terus-menerus bergantung pada ekspor bahan mentah tanpa mampu mengolah kekayaan alamnya sendiri menjadi produk bernilai tinggi. 

Bagi GMNI, pemikiran Soemitro memiliki benang merah yang kuat dengan gagasan Trisakti yang diwariskan Soekarno atau Bung Karno. Dalam konsep Trisakti, Bung Karno menekankan pentingnya Indonesia berdaulat secara politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. 

Prima menegaskan, hilirisasi nasional merupakan salah satu bentuk nyata implementasi Trisakti di bidang ekonomi. Ketika sumber daya alam diolah di dalam negeri, tenaga kerja lokal diberdayakan, dan industri nasional diperkuat, maka Indonesia sedang membangun jalan menuju kemandirian ekonomi yang sesungguhnya. 

“Berdikari bukan berarti menutup diri dari dunia luar, tetapi memastikan Indonesia memiliki kendali atas arah pembangunan ekonominya sendiri. Kita ingin industri nasional menjadi tuan rumah di negeri sendiri, bukan sekadar penonton di tengah melimpahnya kekayaan alam,” tegasnya. 

Menurutnya, pembangunan industri juga harus berjalan beriringan dengan penguatan sektor perdagangan nasional. Industri yang kuat akan melahirkan produk bernilai tambah, sementara perdagangan menjadi sarana agar produk dalam negeri mampu bersaing di pasar nasional maupun global. 

Karena itu, GMNI mendorong agenda hilirisasi tidak berhenti pada tahap pengolahan awal demi mengejar angka ekspor semata. Hilirisasi harus mampu membangun struktur industri nasional yang kuat, menyerap tenaga kerja lokal, dan memperkokoh rantai pasok domestik. 

Sebagai kontribusi pemikiran untuk pembangunan ekonomi nasional, DPP GMNI menawarkan tiga langkah strategis. Pertama, memperkuat ekosistem hilirisasi nasional agar hasil pengolahan dapat menjadi bahan baku industri lanjutan di dalam negeri.  

Kedua, mempercepat substitusi impor guna mengurangi ketergantungan terhadap produk dan komponen asing. Ketiga, meningkatkan investasi pada kualitas sumber daya manusia melalui transfer teknologi dan pendidikan industri. 

“Pemulihan ekonomi membutuhkan kompas yang jelas. Pemikiran Prof. Soemitro memberi arah, sementara Trisakti Bung Karno memberi semangat perjuangan. Dengan industrialisasi yang kuat dan perdagangan yang adil, Indonesia tidak hanya mampu menghadapi tantangan global, tetapi juga mewujudkan cita-cita sebagai bangsa yang maju, berdaulat, dan benar-benar berdikari secara ekonomi,” pungkas Prima.

Artikel Terbaru
Senin, 18 Mei 2026 21:07 WIB | Umum

DPRD Jatim Ungkap Dampak Kebakaran RSUD dr Soetomo, Obat Bernilai Rp3 Miliar Rusak

Lingkaran.net - Pasca kebakaran yang melanda Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT), pelayanan kesehatan di RSUD dr Soetomo Surabaya dipastikan tetap ...
Senin, 18 Mei 2026 20:50 WIB | Edukasi

Sireen, Remaja Asal Jember Raih Juara Nasional di Ajang Pesona Batik Nusantara

Lingkaran.net - Di tengah padatnya aktivitas sekolah, seorang remaja asal Kabupaten Jember berhasil membuktikan bahwa prestasi bisa diraih lewat kerja keras ...
Minggu, 17 Mei 2026 19:21 WIB | Umum

Modus Jual Beli Titik Dapur MBG Bermunculan, BGN Bongkar Praktik Penipuan

Lingkaran.net - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya meminta seluruh jajaran dan masyarakat mewaspadai maraknya dugaan praktik penipuan ...