Lingkaran.net - Peta pertarungan perebutan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2026-2031 mulai berubah. Wisnu Wardhana resmi menyerahkan formulir pendaftaran bakal calon Ketua Demokrat Jatim di hari terakhir pendaftaran Musda VII, Kamis (20/8/2026).
Datang diiringi puluhan anggota FPPI Kota Surabaya dengan bendera organisasi dan Demokrat, kemunculan Wisnu menjadi sinyal kuat bahwa Emil Dardak kini menghadapi penantang dalam perebutan kursi pucuk pimpinan Demokrat Jatim.
Wisnu tiba di kantor DPD Partai Demokrat Jatim sekitar pukul 12.45 WIB. Kedatangannya tak biasa. Ia diantar puluhan anggota Forum Purnawirawan Pejuang Indonesia (FPPI) Kota Surabaya yang membawa bendera FPPI dan bendera Partai Demokrat.
Wisnu yang juga Ketua DPC FPPI Kota Surabaya tampil mengenakan pakaian loreng lengkap dengan baret merah. Saat memasuki kantor DPD Demokrat Jatim, ia meneriakkan, “Merdeka! Merdeka!”
Kehadiran rombongan tersebut langsung menjadi perhatian di tengah ketatnya persaingan Musda VII Demokrat Jatim. Apalagi, Wisnu datang pada hari terakhir tahapan pendaftaran bakal calon ketua DPD.
Formulir pendaftaran Wisnu diterima Anggota Steering Committee (SC) Musda VII, Mugianto. Dalam proses tersebut, Mugianto yang akrab disapa Kang Obeng juga langsung memeriksa sejumlah dokumen persyaratan yang diserahkan Mantan Ketua DPC Demokrat Surabaya ini.
Pemeriksaan dilakukan secara detail, mulai dari Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) hingga surat keterangan kesehatan jasmani.
“Nanti kita rapatkan dengan panitia,” kata Mugianto sembari memeriksa berkas Wisnu.
Kang Obeng menegaskan, berkas persyaratan yang diserahkan Wisnu telah diterima oleh panitia. Namun, status Wisnu sebagai bakal calon masih menunggu penelitian dan keputusan SC Musda VII.
“Tadi sudah kami terima syarat yang diserahkan calon WW. Nanti sebelum akhir penutupan akan kami rapatkan semua SC untuk meneliti kembali syarat-syarat,” ujar Mugianto.
Menurutnya, hasil penelitian administrasi akan disampaikan melalui surat resmi kepada Wisnu Wardhana. Surat tersebut dijadwalkan paling lambat dikirim pada Jumat (21/8/2026).
“Besok akan membalas surat resmi dari SC apakah persyaratan sudah lengkap dan ditetapkan sebagai bakal calon. Tanggal 28 akan kita umumkan,” jelasnya.
Mugianto menambahkan, kedatangan Wisnu bersama para pendukungnya menunjukkan tingginya antusiasme kader dan elemen pendukung terhadap pelaksanaan Musda VII Demokrat Jatim.
“Besok paling lambat surat kami layangkan kepada Pak Wisnu Wardhana. Kami terima kasih atas semangatnya. Ini sebuah antusias dan juga semangat bersama-sama untuk membesarkan partai,” katanya.
Di tengah proses pendaftaran itu, sempat terdengar celetukan salah satu pengurus DPD Demokrat Jatim yang menyebut seharusnya ada konfirmasi lebih dahulu sebelum kedatangan calon.
“Harusnya ada konfirmasi dulu kalau mau mendaftar, kita bisa menyiapkan,” celetuk salah satu pengurus Demokrat Jatim.
Masuknya Wisnu Wardhana ke bursa Musda VII membuat peta persaingan Ketua DPD Demokrat Jatim semakin menarik. Terlebih, Wisnu dikenal memiliki jaringan di kalangan purnawirawan melalui FPPI Kota Surabaya.
Musda VII Demokrat Jatim akan menentukan Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur untuk periode 2026-2031. Tahapan pendaftaran bakal calon telah memasuki fase akhir, sementara proses verifikasi persyaratan menjadi tahap penting sebelum nama-nama bakal calon ditetapkan secara resmi.
Dengan diterimanya berkas Wisnu, pertarungan menuju kursi pucuk pimpinan Demokrat Jatim kini tak sekadar soal pendaftaran. Dukungan struktur, jaringan politik, hingga kemampuan mengonsolidasikan kekuatan menjelang Musda akan menjadi faktor penting dalam menentukan arah kepemimpinan Demokrat Jatim lima tahun ke depan.
Editor : Setiadi