x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Eri Irawan Ingatkan Pemkot Soal Dandan Omah: Harus Ada Skala Prioritas, Bukan Hanya Ditarget Kouta

Avatar Redaksi

Politik & Pemerintahan

Surabaya, Lingkaran.net Pemkot Surabaya akan melanjutkan program Dandan Omah alias renovasi rumah tidak layak huni. Di tahun 2025 ini, terdapat 2.065 rumah yang diperbaiki.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mengingatkan agar program dengan anggaran Rp280 miliar itu mengutamakan skala prioritas.

“Yang saya lihat saat ini tiap RW dijatah 2 untuk perbaikan rumah. Padahal belum tentu skala prioritas dengan kerusakannya paling parah,” tutur Eri kepada wartawan, Senin (3/2/2025).

Dia menegaskan harus ada skala prioritas yang menjadi persyaratan penerima bantuan. Misalnya saja, memprioritaskan tingkat kerusakan rumah yang paling parah.

Persyaratan tidak boleh berdasarkan hubungan kedekatan penerima bantuan dengan pejabat di pemerintahan atau adanya pengaruh dari pihak lain.

“Yang tingkat kerusakan parah ini harus didahulukan,” seru legislator dari PDI Perjuangan tersebut.

Soal sumber anggaran, menurut Eri, Pemkot Surabaya bisa mencari sumber anggaran alternatif dari CSR perusahaan. Atau bisa berasal dari Badan Amil Zakat Nasional.

“Dengan anggaran Rp280 miliar sebenarnya butuh percepatan. Tidak perlu menunggu setahun untuk menyelesaikan pengerjaan terhadap sekitar 2000 unit rumah,” bebernya.

Besaran anggaran untuk Dandan Omah bisa bertambah. Sebab, Presiden Prabowo memberi arahan untuk efisien terhadap anggaran yang tidak berdampak langsung pada masyarakat.

Pimpinan komisi bidang pembangunan itu mengingatkan pemkot soal urgensi program Dandan Omah. Proyek tersebut bisa segera dikerjakan dalam keadaan yang mendesak.

“Itu harus benar-benar jelas. Jadi tidak harus membagi secara merata,” terangnya. (*/Rifqi Mubarok)

Artikel Terbaru
Jumat, 30 Jan 2026 19:32 WIB | Politik & Pemerintahan

Pernikahan Dini Jawa Timur 2025 Tembus 7.590 Kasus, Anak Perempuan Paling Rentan

Lingkaran.net - Praktik pernikahan dini di Jawa Timur masih menjadi persoalan serius. Sepanjang tahun 2025, tercatat 7.590 pasangan di bawah usia 19 tahun ...
Jumat, 30 Jan 2026 11:31 WIB | Jeda Ngopi

Gerindra, Kekuasaan, dan Tanggung Jawab Konstitusional Menjelang 2029

Oleh : Ulika T Putrawardana, SH (Alumni GMNI Jember) Lingkaran.net - Dalam demokrasi, kemenangan politik bukanlah akhir perjuangan. Ia justru awal dari ...
Jumat, 30 Jan 2026 11:24 WIB | Politik & Pemerintahan

DPRD Jatim Kritik Pansel Eselon II Pemprov Jatim: Jangan Itu-Itu Terus

Lingkaran.net - Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Freddy Poernomo, menyoroti pola pembentukan panitia seleksi (pansel) dalam uji kompetensi jabatan eselon II ...