Camat Genteng Adakan Pra Mediasi dengan Warga Terkait Permasalahan Pembangunan Gedung

Reporter : Trisna Eka Aditya
Kantor Kecamatan Genteng

Lingkaran.net - Pihak Kecamatan Genteng menggelar pra mediasi atas adanya komplain pembangunan gedung milik PT Wulandaya Cahaya Lestari di kantor kecamatan, Senin (4/5/2026).

Mediasi dihadiri oleh Camat Genteng, Jefry secara langsung. Kemudian juga Ketua RW 07 Kelurahan Embong Kaliasin, Bagus Surya serta perwakilan warga dari pihak masing-masing RT.

Baca juga: Mediasi Warga Rusunawa Babat Jerawat Berjalan Alot, Dewan akan Turun Tangan

Pra mediasi digelar tak berlangsung lama. Hanya sekitar satu jam lebih di ruang aula kantor kecamatan yang ada di Jalan BKR Pelajar ini.

Camat Genteng Jefry saat dikonfirmasi membenarkan adanya pertemuan dengan warga. Dan sifatnya masih merupakan pra mediasi.

"Ini hanya ngobrol dengan warga, sifatnya pra-mediasi. Saya selaku pemangku wilayah merasa perlu menanyakan detail informasi dan harapan warga itu seperti apa," jelas Camat Genteng Jefry.

Ia menambahkan terdapat sekitar enam rumah warga di wilayah Kecamatan Genteng yang terdampak langsung, sedangkan sebagian lainnya berada di wilayah Kelurahan Keputran, Kecamatan Tegalsari.

"Jadi, sewaktu-waktu dinas terkait mengadakan mediasi dan kami diundang, kami sudah mengetahui duduk permasalahan dan apa yang menjadi harapan warga," imbuhnya.

Baca juga: Disperinaker Surabaya Mediasi Perusahaan Tahan Ijazah, Pekerja Merasa Lega Mendapatkan Haknya

Ditemui usai gelaran pra mediasi, Ketua RW 07 Kelurahan Embong Kaliasin, Bagus Surya menyampaikan jika warga meminta tolong kepada pihak kecamatan terkait adanya proyek di wilayah RW 07. Bagus menjelaskan pihaknya ingin agar pihak dari proyek ini menggelar sosialisasi terlebih dahulu kepada warga. Seperti gedung lainnya yang juga melakukan pembangunan serupa di RW 07 sebelumnya.

Menurut dia, warga ingin agar pihak proyek memperhatikan dampak yang berpotensi timbul dari pembangunan gedung. Selain itu juga memberi solusi jika kelak pembangunan menimbulkan dampak pada lingkungan sekitar.

"Dan dampaknya seperti apa? Dan solusinya seperti apa kalau saat ini dampak pada warga," tegasnya.

Bagus kemudian mencontohkan bila mana ada rumah terdampak dan rusak apa yang akan dilakukan pihak proyek nantinya. 

"Entah itu diperbaiki sampai kembali semula baik. Atau mungkin ada kompensasi lain," lanjutnya kembali.

"Jadi kita enggak neko-neko. Warga ini enggak neko-neko karena saya mewakili warga juga. Saya ketua RW 7 disitu mewakili warga," imbuhnya.

Editor : Trisna Eka Aditya

Politik & Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru